ENREKANG — Gelombang mutasi besar di Polda Sulawesi Selatan menghadirkan wajah baru di Polres Enrekang. AKBP Ketut Yoga Saputra, perwira menengah Polri, kini memegang kendali keamanan di kabupaten yang dikenal sebagai gerbang utara Sulsel.
Ia menggantikan AKBP Hari Budiyanto yang dimutasi menjadi Kapolres Soppeng. Posisi Kapolres Soppeng sebelumnya ditinggalkan AKBP Aditya Pradana yang kini bertugas di Pangkep.
Tantangan di Jalur Trans Sulawesi
Beban tugas menanti kapolres baru. Enrekang merupakan daerah pegunungan dengan posisi strategis sebagai jalur penghubung antardaerah. Ribuan kendaraan melintasi wilayah ini setiap hari, mulai dari arus mudik, distribusi logistik, hingga musim panen.
Pengamanan jalur trans Sulawesi menjadi prioritas utama. Stabilitas keamanan di jalur ini berpengaruh langsung terhadap kelancaran ekonomi dan mobilitas warga di dua provinsi.
Harapan pada Kepemimpinan Baru
Masyarakat Enrekang menaruh harapan pada kepemimpinan AKBP Ketut Yoga Saputra. Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan warga menjadi ekspektasi utama di tengah dinamika sosial dan perkembangan ekonomi daerah.
Polres Enrekang tidak hanya bertugas menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Institusi ini juga diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepolisian di Bumi Massenrempulu, julukan bagi Kabupaten Enrekang.
Babak Baru di Polres Enrekang
Masuknya nama AKBP Ketut Yoga Saputra dalam daftar mutasi Kapolri menandai dimulainya era baru bagi Polres Enrekang. Perhatian publik kini tertuju pada langkah awal dan strategi yang akan diterapkan sang nahkoda baru.
Setiap mutasi di tubuh Polri selalu membawa harapan baru yang ikut berpindah bersama tongkat komando. Di Enrekang, harapan itu kini berada di pundak AKBP Ketut Yoga Saputra.