SULAWESI SELATAN — Insiden terjadi di tikungan pertama dan langsung mengubah peta persaingan. Motor RS-GP26 milik Martin kehilangan traksi saat pengereman keras, lalu menyapu rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang tengah memimpin klasemen sementara. Fermin Aldeguer (Gresini), Fabio Di Giannantonio (VR46), dan Raul Fernandez (Trackhouse) ikut terseret dalam kecelakaan massal tersebut.
Pengakuan dan Permintaan Maaf Terbuka Martin
Martin awalnya memilih bungkam dan menolak berbicara kepada awak media di sirkuit. Namun, dua hari setelah balapan, ia merilis pernyataan emosional melalui akun media sosial pribadinya.
"Saya kehilangan kendali atas motor saya dan sayangnya hal itu menyebabkan kecelakaan yang melibatkan banyak pembalap yang tidak bisa saya hindari. Yang paling penting, syukurlah, kami semua baik-baik saja," tulis Martin, dikutip dari Crash, Selasa (9/6).
Pembalap berusia 28 tahun itu menegaskan situasi terjadi begitu cepat sehingga ia tidak punya waktu untuk menghindar. Ia menyadari dampak kecelakaan ini sangat merugikan perjalanan karier pembalap lain, terutama bagi Bezzecchi yang tengah berjuang mempertahankan puncak klasemen.
Sanksi Ringan dan Catatan Pelanggaran Bersih
FIM MotoGP Stewards hanya menjatuhkan hukuman dua kali penalti putaran panjang untuk balapan berikutnya. Keputusan ini dianggap lebih ringan mengingat potensi risiko dari kecelakaan massal tersebut.
Martin sedikit bernapas lega karena catatan pelanggaran disiplin pembalap selalu diputihkan setiap awal musim. Dengan demikian, insiden di Balaton Park ini dihitung sebagai pelanggaran pertamanya di musim 2026.
Hukuman ini kontras dengan riwayatnya musim lalu. Martin pernah memicu insiden serupa dengan Bezzecchi pada sesi start GP Jepang, yang mengakibatkan dirinya patah tulang selangka parah dan dijatuhi sanksi serupa saat comeback di Valencia.
Dukungan Penggemar dan Penyesalan Mendalam
Menutup pernyataannya, Martin menyampaikan rasa terima kasih kepada para pencinta MotoGP yang tidak menghakiminya atas blunder tersebut. "Terima kasih atas semua pesan dukungan, atas pengertiannya, dan atas rasa hormat yang kalian tunjukkan kepada saya hari ini," ucap Martin.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa tekanan di lap pertama balapan sering kali menjadi titik rawan kecelakaan berantai. Meski tidak ada korban luka serius, dampak psikologis dan kompetitif bagi para pembalap yang terseret dipastikan akan terasa hingga seri balapan berikutnya.