MAKASSAR — Seorang kader muda asal Sulawesi Selatan mendapat kepercayaan memandu forum internasional yang melibatkan perwakilan diplomatik Australia. Uswatun Hasanah, kader Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sulsel, duduk sebagai moderator dalam talk show yang menghadirkan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, Sabtu (6/6/2026) lalu.
Acara yang digelar di Auditorium Unismuh Makassar itu mengusung tema She Leads, She Impacts: Membangun Kepemimpinan Berdampak melalui Kemitraan Global. Forum ini dirancang untuk membahas kepemimpinan perempuan, kolaborasi internasional, serta pembangunan yang inklusif.
Gaya Moderasi yang Menjembatani Perspektif Global-Lokal
Sepanjang diskusi, Uswatun dinilai mampu mengarahkan jalannya forum dengan gaya komunikatif dan substansial. Ia menjembatani berbagai perspektif yang berkembang, sementara kader perempuan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel turut berpartisipasi aktif.
Uswatun yang juga alumni Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) Batch VI mengatakan, kehadiran Konjen Australia menjadi bagian dari upaya membuka ruang dialog yang lebih luas bagi kader perempuan. “Kami melihat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Australia memiliki potensi yang sangat baik. Karena itu, kami ingin mendengarkan langsung berbagai program dan peluang yang dapat memberikan manfaat bagi perempuan, termasuk kader-kader Nasyiatul Aisyiyah,” ujarnya.
Perempuan Bukan Sekadar Penerima Manfaat Pembangunan
Instruktur Nasyiatul Aisyiyah Sulsel itu menilai perempuan tidak hanya perlu ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan. Lebih dari itu, perempuan harus menjadi aktor utama yang mampu membangun jejaring, memimpin perubahan, dan mengambil peran strategis di berbagai sektor.
Sejumlah isu strategis mengemuka dalam diskusi. Mulai dari kepemimpinan perempuan, akses pendidikan dan pengembangan kapasitas, dampak krisis iklim, hingga penguatan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Apresiasi Konjen Australia: Misi Kesetaraan Gender
Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, mengapresiasi inisiatif PWNA Sulsel yang menghadirkan forum dialog berskala global dengan melibatkan kader dari berbagai daerah. “Kami membahas misi penting untuk memajukan kesetaraan gender dan mempercepat pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih inklusif,” kata Todd Dias.
Melalui forum tersebut, PWNA Sulawesi Selatan berharap jejaring internasional yang terbangun dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi. Sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan muda agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.