Pencarian

Prof Lukman Arake, Pimpinan Ponpes Al Ikhlas Ujung Dilantik Jadi Rektor IAIN Bone, Ini Jejak Kariernya

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:05:43 WIB
Prof Lukman Arake, Pimpinan Ponpes Al Ikhlas Ujung Dilantik Jadi Rektor IAIN Bone, Ini Jejak Kariernya
Prof Lukman Arake resmi dilantik sebagai Rektor IAIN Bone, menandai era baru pengembangan kampus.

BONE — Pelantikan Prof Lukman Arake sebagai rektor baru IAIN Bone menandai babak baru bagi kampus keagamaan di Tanah Bugis tersebut. Sosoknya bukan wajah baru di dunia pendidikan Islam; ia telah lama malang melintang sebagai pengasuh ponpes dan akademisi.

Jejak karier Prof Lukman dimulai dari pengabdiannya di Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung, sebuah lembaga pendidikan Islam yang cukup disegani di Kabupaten Bone. Dari sana, ia kemudian merambah ke dunia perguruan tinggi, mengajar dan menduduki sejumlah jabatan strategis sebelum akhirnya dipercaya memimpin IAIN Bone.

Pendidikan dan Pengalaman Organisasi

Lulusan Timur Tengah ini menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia kemudian melanjutkan studi S2 dan S3 di kampus yang sama, dengan konsentrasi ilmu hadis dan pemikiran Islam.

Selain aktif di ponpes, Prof Lukman juga tercatat sebagai pengurus di sejumlah organisasi keagamaan di Sulawesi Selatan, termasuk di Nahdlatul Ulama. Kombinasi antara pendidikan formal di luar negeri dan pengalaman mengelola pesantren menjadi modal utamanya memimpin kampus.

Target Kepemimpinan: Internasionalisasi Kampus

Dalam sambutan perdananya, Prof Lukman menekankan pentingnya penguatan riset dan pengembangan sumber daya dosen. Ia juga berencana membuka lebih banyak program studi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, khususnya di bidang ekonomi syariah dan hukum keluarga Islam.

“Kita ingin IAIN Bone tidak hanya dikenal di Sulawesi Selatan, tapi juga menjadi rujukan di kancah nasional dan internasional,” ujarnya dalam pidato setelah pelantikan.

Apa Prioritas Pertama Rektor Baru?

Salah satu langkah awal yang akan diambil adalah melakukan audit akademik dan keuangan secara menyeluruh. Prof Lukman juga ingin mempercepat proses digitalisasi layanan kampus, mulai dari pendaftaran mahasiswa baru hingga sistem perpustakaan.

“Mahasiswa harus mendapatkan pelayanan yang cepat dan transparan. Ini yang akan kita benahi dalam 100 hari pertama,” tegasnya.

Siapa yang Paling Terdampak dengan Kepemimpinan Baru Ini?

Kebijakan baru rektor akan berdampak langsung pada mahasiswa dan dosen. Program beasiswa dan pelatihan kompetensi dosen menjadi salah satu prioritas. Sementara bagi masyarakat sekitar, IAIN Bone diharapkan bisa menjadi pusat pemberdayaan ekonomi melalui program pengabdian masyarakat yang lebih terarah.

Bagikan
Sumber: makassar.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks