LUWU UTARA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Utara menggelar rapat kerja perdana di Aula Lagaligo, Senin (18/5/2026). Raker ini menjadi pijakan awal pembinaan atlet menuju Porprov XVII Sulsel 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone.
Ketua KONI Luwu Utara periode 2024–2028, Muhammad Arif, memimpin langsung rapat yang mengusung tema “Satu Semangat Satu Tujuan Luwu Utara Berprestasi Porprov XVII Sulsel 2026”. Ia menyebut target ambisius telah disusun untuk ajang dua tahunan tersebut.
Target 10 Besar dan 25 Cabang Olahraga
Muhammad Arif memaparkan, KONI menargetkan meloloskan 253 atlet yang tersebar di 25 cabang olahraga. “Kami optimistis Luwu Utara mampu meningkatkan prestasi olahraga di tingkat provinsi,” ujarnya dalam sambutan.
Target masuk 10 besar bukan tanpa alasan. Menurut Arif, sinergi antara pengurus cabang olahraga dan pemerintah daerah menjadi kunci utama. Raker ini sekaligus menjadi forum evaluasi dan penyusunan program strategis pembinaan atlet.
Wakil Bupati: Pemerintah Siapkan Reward
Wakil Bupati Luwu Utara, Djumail Mappile, hadir langsung memberikan dukungan. Ia berharap Porprov kali ini menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga daerah.
“Semoga Porprov kali ini Luwu Utara bisa meraih prestasi dengan menyumbangkan medali. Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan reward bagi peraih medali,” kata Djumail.
Kehadiran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kajari, serta Kapolres Luwu Utara dalam rapat tersebut menandakan dukungan lintas sektor. Pemerintah daerah disebut siap mengalokasikan insentif bagi atlet yang berprestasi, meski nominalnya masih dibahas lebih lanjut.
Porprov 2026: Ajang Pembuktian Olahraga Luwu Utara
Porprov XVII Sulsel 2026 menjadi panggung bagi atlet-atlet Luwu Utara untuk unjuk gigi. Dengan persiapan yang dimulai sejak awal masa kepengurusan KONI, Muhammad Arif optimistis capaian kali ini akan lebih baik dari edisi sebelumnya.
Raker ini juga menekankan pentingnya pembinaan berjenjang. Cabang olahraga yang akan diberangkatkan tidak hanya yang sudah mapan, tetapi juga olahraga yang mulai berkembang di Luwu Utara.
“Kami ingin semua cabang olahraga punya kesempatan sama. Target 253 atlet bukan angka main-main, ini hasil pendataan potensi atlet dari seluruh kecamatan,” pungkas Arif.