MAKASSAR — Sebanyak 500 peserta dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan resmi menyandang status Komponen Cadangan (Komcad) setelah menyelesaikan pelatihan intensif sejak 27 Maret hingga 13 Mei 2026. Delapan di antaranya berasal dari Luwu Timur, tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.
Prosesi Penetapan: Dari Sumpah hingga Penyematan Pangkat
Upacara digelar di Lapangan Karebosi, Makassar, dengan prosesi khidmat. Rangkaiannya meliputi pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah, penyematan pangkat, hingga penyerahan sertifikat kelulusan kepada para peserta yang telah menuntaskan seluruh tahapan pendidikan dan pelatihan.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia memberikan apresiasi atas dedikasi para ASN yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran selama pelatihan.
Wamenhan: Pengorbanan Ini Bentuk Nyata Cinta NKRI
“Pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang telah saudara curahkan merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Donny Ermawan Taufanto dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas terhadap Pancasila dan NKRI, meningkatkan integritas, serta menjadi teladan dalam membangun karakter kebangsaan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Program Komcad merupakan bagian dari strategi pertahanan negara yang melibatkan unsur sipil sebagai kekuatan pendukung sistem pertahanan nasional. Bagi ASN, program ini menjadi wahana penanaman nilai nasionalisme dan kedisiplinan dalam birokrasi pemerintahan.
Bupati Irwan: ASN Harus Profesional dan Siap Bela Negara
Kehadiran Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dalam upacara menjadi sinyal dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan karakter ASN. Menurutnya, aparatur tidak hanya dituntut profesional dalam pelayanan publik, tetapi juga memiliki semangat bela negara dan kesiapsiagaan nasional.
Sejumlah pejabat tinggi turut hadir, antara lain Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV/Hasanuddin Bambang Nawoko, serta Kapolda Sulsel Rusdi Hartono.
Penetapan Komcad ASN ini diharapkan menjadi langkah strategis membentuk aparatur yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam menjaga ketahanan nasional dari sisi birokrasi.