RANTEPAO — Dari 11 peserta kategori 100 kilometer wanita di Rinjani100 2026, hanya dua atlet yang berhasil mencapai garis finis. Salah satunya Dian Upa Salurante, putri asal Lembang Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara. Ia menaklukkan lintasan ekstrem Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 3 Mei 2026 lalu dengan catatan waktu 32 jam nonstop.
Jalur lomba yang melintasi medan terjal, jalur teknikal, cuaca dingin ekstrem, hingga area menuju puncak Rinjani, disebut sebagai tantangan paling berat dalam gelaran tahunan tersebut. Satu finisher lainnya adalah Van Anh Bui Thi asal Vietnam.
Penghargaan dari Bupati Frederik Victor Palimbong
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara tak tinggal diam. Senin pekan lalu, Bupati Frederik Victor Palimbong menyerahkan penghargaan langsung kepada Dian di Rantepao. Dalam sambutannya, ia menyebut capaian ini sebagai bukti atlet daerah mampu bersaing di level internasional.
“Ini pencapaian luar biasa. Kami bangga karena Dian berhasil menjadi finisher perempuan pertama kategori 100 kilometer di Rinjani100,” ujar Frederik.
Dian: Fokus Finis, Bukan Target Juara
Di hadapan bupati dan sejumlah pejabat daerah, Dian mengaku tidak memasang target juara sebelum lomba. Ia hanya fokus menyelesaikan perlombaan dengan kemampuan terbaiknya. Persiapan dilakukan dengan latihan rutin di Tembagapura serta kawasan Gunung Sesean dan Lolai.
“Puji Tuhan saya bisa finis pertama. Selama persiapan saya rutin latihan di Tembagapura serta kawasan Gunung Sesean dan Lolai,” kata Dian.
Sport Tourism: Peluang Baru Toraja Utara
Bupati Frederik menilai prestasi Dian bisa menjadi momentum memperkenalkan Toraja Utara sebagai daerah sport tourism. Potensi trekking, hiking, mountain bike, hingga motor trail disebut sangat mendukung, didukung panorama alam dan medan menantang yang dimiliki daerah itu.
Ia berharap prestasi ini memotivasi generasi muda Toraja untuk aktif berolahraga dan berani berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dian pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dan penghargaan yang diberikan.
“Semakin banyak anak muda Toraja berprestasi di cabang road running maupun trail running,” ucap Dian.