Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan tunai Rp9 miliar dan ribuan paket sembako di Bone, Senin (11/5). Ia juga memberikan santunan Rp50 juta kepada keluarga korban banjir serta uang tunai bagi anak yatim dan janda tua.
Bantuan Tunai Rp9 Miliar dan Santunan Korban Banjir
Ribuan paket sembako dibagikan langsung ke warga. Andi Amran juga menyerahkan santunan Rp50 juta bagi keluarga anak yang meninggal akibat banjir. Bantuan terbesar berupa uang tunai Rp9 miliar akan dikoordinir aparat setempat.
“Anak yatim, dhuafa, orang miskin, itu kalau kita bisa bantu, bantulah,” pesan Andi Amran di lokasi.
Petani Kini Bernafas Lega
Di sela pembagian bantuan, Menteri Pertanian asal Bone itu menyoroti kondisi pertanian nasional. Ia menyebut harga pupuk saat ini murah dan harga gabah sedang tinggi — situasi yang menguntungkan petani.
“Petani mana, sekarang harga pupuk murah kan, belum pernah terjadi sebelumnya seperti ini. Gabah juga sekarang mahal,” ujarnya.
Masa Kecil Sederhana, Hati yang Dermawan
Lahir 27 April 1968 dari keluarga sederhana, Andi Amran dikenal peka terhadap sesama. Kedermawanannya kerap terlihat dalam kegiatan sosial, terutama saat Ramadan atau momen kebersamaan dengan warga Sulawesi Selatan.
Bantuan akan dibagikan dan dikoordinir aparat pemerintah setempat agar tepat sasaran. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan keluarga Sulaiman di kampung halaman mereka.