MAKASSAR — Kondisi cuaca di Sulawesi Selatan (Sulsel) diprediksi akan bervariasi mulai dari cerah berawan hingga hujan sedang pada awal pekan ini. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama saat memasuki siang hari yang berpotensi memicu angin kencang di beberapa titik.
Berdasarkan data prakiraan BMKG, cuaca pada pagi hari di seluruh wilayah Sulsel, termasuk Kota Makassar, diprediksi cenderung tenang dengan kondisi cerah berawan. Namun, situasi ini akan berubah drastis saat memasuki waktu siang dan sore hari ketika awan hujan mulai merata di sebagian besar kabupaten dan kota.
Daftar Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Sedang
Meskipun sebagian besar wilayah Sulsel hanya akan mengalami hujan ringan pada siang hari, BMKG memberikan catatan khusus untuk empat wilayah. Intensitas hujan di daerah tersebut diprediksi lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya di Sulawesi Selatan.
Empat wilayah yang diprediksi mengalami hujan intensitas sedang meliputi:
- Kabupaten Luwu Timur
- Kabupaten Luwu Utara
- Kabupaten Pinrang
- Kabupaten Toraja Utara
Sementara itu, beberapa daerah lainnya seperti Barru, Kepulauan Selayar, Pangkep, Parepare, dan Soppeng diprakirakan hanya akan dalam kondisi berawan sepanjang siang hingga sore hari.
Bagaimana Kondisi Cuaca di Makassar dan Sekitarnya?
Untuk wilayah metropolitan Makassar, BMKG memprakirakan hujan ringan akan turun pada siang hari. Memasuki malam hari, cuaca di Makassar diprediksi kembali berawan, memberikan jeda bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan setelah jam kantor.
Namun, hujan ringan diprediksi masih akan bertahan hingga malam hari di sejumlah wilayah lain. Daerah-daerah tersebut meliputi Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Luwu, Luwu Utara, Palopo, Sinjai, Takalar, dan Wajo. Khusus untuk Bone, Bulukumba, dan Sinjai, potensi hujan ringan bahkan diprediksi berlanjut hingga dini hari.
Rincian Suhu Udara dan Kecepatan Angin di Sulsel
Suhu udara di Sulawesi Selatan pada Senin (11/5/2026) diperkirakan berada pada rentang 20 hingga 33 derajat Celsius. Wilayah dataran tinggi seperti Toraja kemungkinan akan merasakan suhu pada batas bawah, sementara wilayah pesisir akan menyentuh suhu maksimal di siang hari.
Tingkat kelembapan udara terpantau cukup tinggi, yakni berada di angka 75 hingga 100 persen. Kondisi ini didukung oleh pergerakan angin yang bertiup dari arah Utara ke Timur dengan kecepatan berkisar antara 8 hingga 35 kilometer per jam.
BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi warga di wilayah utara Sulsel. Peringatan dini terkait potensi kilat atau petir harus menjadi perhatian utama, terutama bagi nelayan dan warga yang tinggal di daerah rawan pohon tumbang atau longsor.