SIDRAP — Akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dipastikan bakal semakin lancar menyusul dimulainya pengerjaan jalan poros Bulucenrana–Dongi. Infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian warga di Kecamatan Pitu Riawa ini akhirnya mendapatkan kucuran anggaran peningkatan kualitas jalan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Fokus Pengerjaan: Pengerasan Jalan dan Target Aspal Butas
Proyek infrastruktur ini menyasar ruas jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer. Berdasarkan pantauan di lapangan, alat berat sudah dikerahkan untuk melakukan tahap awal pengerjaan berupa pengerasan badan jalan. Langkah ini krusial untuk memastikan fondasi jalan cukup kuat sebelum memasuki tahapan final.
Setelah proses pengerasan rampung dan memenuhi standar teknis, pemerintah akan melanjutkan pekerjaan dengan pengaspalan menggunakan jenis Butas. Kehadiran jalan mantap ini diproyeksikan tidak hanya menghubungkan Desa Bulucenrana dan Desa Dongi, tetapi juga membuka aksesibilitas bagi desa-desa tetangga di sekitarnya.
Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga dan menurunkan biaya logistik hasil pertanian. Selama ini, mobilitas warga sering terkendala kondisi jalan yang kurang memadai, terutama saat musim penghujan yang menghambat distribusi hasil bumi dari wilayah Pitu Riawa.
Realisasi Aspirasi Melalui Kolaborasi Pemprov Sulsel dan Pemkab Sidrap
Proyek ini merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat yang diperjuangkan melalui jalur legislatif dan koordinasi intensif antar-pemerintah daerah. Anggota DPRD Sidrap dari Fraksi NasDem, Abdul Rahman, yang mengawal langsung usulan ini, menyatakan bahwa pengerjaan jalan tersebut adalah jawaban atas penantian panjang warga setempat.
“Sebagai wakil rakyat dan mewakili masyarakat setempat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi serta Bapak Gubernur Sulsel yang telah menerima dengan baik lobi-lobi bersama Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, sehingga anggaran untuk peningkatan jalan ini bisa disuntikkan dan direalisasikan,” ujar Abdul Rahman saat meninjau lokasi pengerjaan, Minggu (11/5/2026).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Dua Pitue, Pitu Riawa, dan Pitu Riase ini menegaskan akan terus mengawasi setiap tahapan pengerjaan. Hal ini dilakukan guna memastikan kualitas aspal dan ketahanan jalan sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Dampak bagi Konektivitas dan Ekonomi Pertanian
Kecamatan Pitu Riawa dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi pertanian yang cukup besar di Sidrap. Perbaikan akses jalan penghubung antar-desa ini diyakini akan memperlancar distribusi gabah dan komoditas pertanian lainnya menuju pusat pasar atau pabrik penggilingan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap, terutama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yang telah merespon aspirasi masyarakat Sidrap khususnya warga Desa Bulucenrana dan Desa Dongi,” tambah Abdul Rahman.
Masyarakat setempat menyambut positif pengerjaan ini karena akan mempermudah akses pendidikan dan kesehatan bagi warga desa. Dengan konektivitas yang lebih baik, hambatan geografis antar-desa di Pitu Riawa perlahan mulai teratasi melalui pemerataan pembangunan infrastruktur jalan desa.