MAKASSAR — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan redistribusi besar-besaran terhadap puluhan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Sebanyak 66 PPPK menerima Surat Keputusan (SK) Penugasan dalam seremoni yang berlangsung di Aula Lantai II Kanwil Kemenag Sulsel, Makassar, Selasa (5/5/2026).
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menyerahkan langsung SK tersebut kepada para pegawai. Dari total penerima SK, empat orang resmi ditempatkan kembali ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), sementara satu orang lainnya ditugaskan ke satuan kerja asal di Kota Parepare.
Redistribusi Pegawai untuk Pemerataan Layanan Umat
Penataan personel ini bukan sekadar perpindahan administratif rutin. Langkah tersebut diambil untuk memastikan efektivitas layanan dan pemerataan tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh satuan kerja di bawah naungan Kemenag Sulsel.
Ali Yafid menegaskan bahwa penempatan baru ini merupakan amanah yang menuntut peningkatan kualitas kerja secara nyata. Ia meminta para ASN yang baru menerima SK untuk segera beradaptasi dan menunjukkan profesionalisme di garda terdepan pelayanan publik.
“SK yang diterima hari ini harus menjadi spirit baru untuk terus meningkatkan kinerja. ASN Kementerian Agama harus berada di garda terdepan dalam menyukseskan Asta Protas Menteri Agama serta seluruh program prioritas pemerintah,” tegas Ali Yafid di hadapan para penerima SK.
ASN Diminta Bijak Bermedsos dan Tangkal Hoaks
Selain masalah kinerja administratif, Kanwil Kemenag Sulsel memberikan sorotan khusus pada perilaku ASN di ruang digital. Ali Yafid mengingatkan seluruh jajarannya agar menjaga kondusivitas masyarakat dengan bersikap bijak dalam menggunakan media sosial.
ASN Kemenag dilarang keras terlibat dalam penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menurut Ali, peran ASN sangat strategis dalam menjaga harmoni dan ketenangan di tengah masyarakat Sulawesi Selatan yang religius.
“Jangan sampai ASN Kementerian Agama justru tidak mendukung program pemerintah, apalagi menyebarkan informasi hoaks yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat,” tandasnya.
Filosofi 'Jangan Pecahkan Piring Sendiri' di Kemenag Sidrap
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sidrap, H. Fitriadi, menyambut positif kembalinya empat personel PPPK ke wilayahnya. Ia berharap kehadiran tenaga baru ini membawa energi segar bagi organisasi, terutama dalam mengimplementasikan kompetensi yang didapat dari tempat tugas sebelumnya.
Fitriadi menekankan pentingnya menjaga integritas dengan sebuah pesan filosofis bagi para pegawai yang akan bertugas di Bumi Nene Mallomo tersebut.
“Pesan saya satu, jangan pecahkan piring sendiri. Maknanya luas, mari bekerja dengan jujur, disiplin, dan menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun instansi,” ungkap Fitriadi.
Penyerahan SK ini turut disaksikan oleh para Pejabat Administrator Kanwil Kemenag Sulsel serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Para pegawai yang menerima penugasan baru diharapkan mulai menjalankan tugasnya di lokasi masing-masing dalam waktu dekat.