LUWU — Peresmian Jembatan Salujambu Andalan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fadriaty Asmaun dan Rusli Sunali, Bupati Luwu Patahudding, Wakil Bupati Luwu Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, serta Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim. Turut hadir sejumlah unsur pemerintah dan warga setempat.
Dana Rp16 miliar dari Pemprov Sulsel itu merupakan bantuan keuangan kepada Kabupaten Luwu. Dari jumlah tersebut, Rp13 miliar dipakai khusus untuk membangun jembatan di wilayah perbatasan dua kabupaten.
Andi Sudirman menyebut pembangunan jembatan melewati proses pengusulan yang panjang. Upaya bantuan keuangan pada 2021 dan 2022 tidak terealisasi.
"Ini adalah buah dari perjuangan dan proses panjang. Sejak upaya bantuan keuangan pada tahun 2021 dan 2022 tidak terealisasi, Alhamdulillah akhirnya pembangunan dapat terealisasi pada tahun 2025 dan diresmikan pada tahun 2026," ungkap Andi Sudirman.
Menurutnya, kehadiran jembatan menjadi jawaban atas penantian warga yang berlangsung kurang lebih 20 tahun. Selama itu, keterbatasan akses penghubung menyulitkan mobilitas antardaerah.
Dengan berfungsinya jembatan, diperkirakan sekitar 40.000 masyarakat dari Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara merasakan manfaatnya. Angka itu disebut langsung oleh Gubernur Sulsel saat peresmian.
"Jembatan ini menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat selama kurang lebih 20 tahun. Diperkirakan sekitar 40.000 masyarakat dari dua kabupaten berdampingan akan merasakan manfaatnya," jelasnya.
Selain mempermudah akses transportasi, jembatan diharapkan mendukung sektor pertanian dan perikanan. Distribusi hasil produksi warga kedua wilayah dinilai bakal lebih lancar.
Akses yang terbuka diharapkan mempercepat mobilitas warga. Distribusi hasil pertanian dan perikanan lebih mudah, sekaligus memperkuat hubungan sosial dan ekonomi masyarakat Luwu dan Luwu Utara.
Andi Sudirman menyampaikan terima kasih kepada warga yang bersabar menantikan infrastruktur tersebut. Ia berharap jembatan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kesabaran dan penantiannya selama 20 tahun. Semoga kehadiran Jembatan Salujambu Andalan membawa manfaat besar, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," tuturnya.
Peresmian jembatan menjadi langkah penguatan konektivitas wilayah Luwu Raya. Infrastruktur ini diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara.