PLN Indonesia Power Raih ESG Now Awards 2026 lewat Eceng Gondok

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06:31 WIB
PLN Indonesia Power UBP Saguling meraih ESG Now Awards 2026 kategori Community Empowerment & Economic Impact melalui program Saguling Gerbang Lestari.

SULAWESI SELATAN — PT PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan Saguling meraih penghargaan ESG Now Awards 2026 kategori Community Empowerment & Economic Impact berkat program Saguling Gerbang Lestari. Program itu mengubah eceng gondok di Waduk Saguling menjadi produk kerajinan bernilai jual sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.

Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian ESG Now Movement 2026 bertema "Inspiring Impact", yang mencakup ESG Now Leadership Forum dan malam penganugerahan. Ajang ini menilai inisiatif korporasi yang mampu menghadirkan dampak nyata pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. UBP Saguling dinilai berhasil menyambungkan pengelolaan lingkungan dengan penciptaan nilai ekonomi.

Dari Gulma Perairan Jadi Sumber Pendapatan

Eceng gondok selama ini menjadi persoalan tersendiri di kawasan Waduk Saguling. Tumbuhan air itu tumbuh cepat dan mengganggu pengelolaan perairan. UBP Saguling memilih pendekatan berbeda: eceng gondok dipanen, lalu diolah menjadi produk kriya yang punya nilai jual.

Warga setempat dilibatkan langsung dalam proses pengolahan. Mereka mendapat pendampingan untuk mengembangkan keterampilan, memanfaatkan potensi lokal, dan membuka usaha yang lebih produktif. Dengan cara itu, eceng gondok tidak lagi dipandang semata sebagai beban lingkungan, melainkan sebagai bahan baku yang bisa mendatangkan penghasilan.

Manfaat yang Dirasakan Warga Sekitar Pembangkit

Program Saguling Gerbang Lestari menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional pembangkit. Keterlibatan mereka tidak berhenti pada kegiatan sosial sesaat, tetapi diarahkan pada pengembangan usaha kerajinan yang berkelanjutan. Pendekatan ini menyentuh dua sisi sekaligus: kebersihan perairan waduk dan tambahan pendapatan rumah tangga.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyatakan keberlanjutan bukan sekadar soal keandalan operasional pembangkitan. Menurut dia, perusahaan juga harus memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat melalui inovasi berbasis potensi lokal.

"Melalui inovasi yang memanfaatkan potensi lokal, kami ingin mendorong terciptanya nilai tambah yang memberikan dampak positif secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance dalam kegiatan usaha perusahaan," ujar Bernadus dalam keterangannya, Rabu (28/10).

Bukan Sekadar Inovasi di Atas Kertas

Senior Manager UBP Saguling Doni Bakar menuturkan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program yang berdampak langsung. Bagi dia, tolok ukur keberhasilan bukan hanya inovasi yang dihasilkan, tetapi manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

"Melalui Saguling Gerbang Lestari, kami ingin menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," jelas Doni.

Ia menambahkan, capaian program tidak lepas dari peran serta warga dan kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan potensi lokal. Harapannya, program ini terus berkembang dan menginspirasi pihak lain untuk melihat persoalan lingkungan sebagai peluang solusi yang bermanfaat.

Langkah Selanjutnya

Ke depan, PLN Indonesia Power berencana memperluas program keberlanjutan yang memadukan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi di unit-unit pembangkitnya. Saguling Gerbang Lestari diarahkan untuk terus memperkuat kapasitas masyarakat dan menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan di sekitar wilayah operasional.

Bagi PLN Indonesia Power, penghargaan ini mempertegas posisi perusahaan sebagai operator pembangkit yang tidak hanya menjaga pasokan listrik, tetapi juga menaruh perhatian pada dampak sosial dan lingkungan di sekitarnya.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top