MAKASSAR — Prakiraan hujan ringan di Makassar pada siang hingga sore itu menyusul kondisi pagi yang cenderung berawan. BMKG Sulsel juga mencatat potensi hujan serupa di sejumlah kabupaten dan kota lain, mulai Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, hingga Wajo.
Wilayah Sulawesi Selatan lainnya diprakirakan berawan sepanjang siang. Hujan yang diprakirakan berkategori ringan tetap perlu diantisipasi pengendara, terutama karena permukaan jalan basah bisa mengurangi daya cengkeram ban.
Rentang suhu 21 sampai 35 derajat Celsius membuat aktivitas siang hari berpotensi terasa panas. Angin diprakirakan bertiup dari utara hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 3 sampai 26 kilometer per jam.
Kelembapan yang mencapai 100 persen memperparah rasa gerah. Keringat lebih sulit menguap di udara lembap, sehingga tubuh terasa lebih panas meski suhu tidak selalu di titik tertinggi.
Pekerja lapangan, pedagang di ruang terbuka, dan pengantar barang menjadi kelompok yang paling perlu menjaga asupan cairan. Pelindung kepala dan jeda di tempat teduh membantu mengurangi risiko gangguan akibat panas.
BMKG turut mengingatkan konsentrasi partikel halus PM2.5 di Makassar berada pada kategori tidak sehat. Warga dengan riwayat gangguan pernapasan sebaiknya membatasi aktivitas luar ruangan yang terlalu lama.
Informasi kualitas udara itu relevan bagi pengendara motor yang melintas di ruas jalan padat. Masker menjadi pelindung tambahan selain jas hujan yang disiapkan sejak berangkat.
Pada Senin malam, cuaca di Makassar dan sebagian besar Sulsel diprakirakan berawan. Potensi hujan ringan masih muncul di sebagian wilayah Gowa, Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara.
Memasuki Selasa dini hari, 27 Oktober 2026, kondisi berawan diprakirakan masih mendominasi. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Luwu, Luwu Utara, Kota Palopo, dan Toraja Utara.
Bagi warga yang merencanakan perjalanan antarkabupaten, kondisi cuaca di daerah tujuan perlu dicek, bukan hanya prakiraan Makassar. Rute menuju kawasan pegunungan di Toraja dan Luwu, misalnya, punya pola hujan malam hingga dini hari yang berbeda.
Prakiraan hujan ringan tidak menjamin hujan turun di seluruh wilayah yang disebutkan. Kondisi cuaca bisa berbeda antara satu kecamatan dan kecamatan lain, terutama di kota dengan topografi pesisir seperti Makassar.
Warga yang memiliki agenda di luar ruangan pada siang hari disarankan menyesuaikan jadwal jika hujan mulai turun. Pengendara motor sebaiknya menyiapkan jas hujan sebelum berangkat, bukan menunggu di tengah jalan.
BMKG juga merilis informasi peringatan potensi angin kencang dan hujan sedang di sejumlah wilayah Sulsel. Warga diminta memantau pembaruan prakiraan sebelum menentukan waktu keberangkatan.