SOPPENG — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan perubahan kondisi Ruas Jalan Salaonro terlihat jelas setelah permukaan jalan mendapat lapisan perkerasan beraspal. Bagian bahu jalan juga telah ditangani dengan lapisan beton. Pernyataan itu disampaikan seusai peninjauan hasil pekerjaan ruas jalan penghubung Soppeng-Wajo tersebut.
Perbaikan ruas sepanjang 8,23 kilometer hingga Batas Kabupaten Wajo itu masuk dalam alokasi Paket 4 Program Multi Years Project (MYP) Pemprov Sulsel senilai Rp615 miliar. Sebelum diintervensi anggaran, kondisi jalan didominasi lapisan agregat kasar tanpa perkerasan aspal.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel Muhammad Rosyadi memaparkan pengerjaan perkerasan menggunakan metode Laston Lapis Aus (AC-WC / Asphalt Concrete Wearing Course). Lapisan permukaan lentur itu dipilih karena bersentuhan langsung dengan roda kendaraan.
Menurut Rosyadi, jenis lapisan tersebut memberi tingkat kerataan optimal, kekesatan yang terjaga, serta ketahanan tinggi terhadap cuaca dan beban lalu lintas. Penanganan tidak berhenti di permukaan jalan.
"Tidak hanya permukaan jalan, penanganan juga mencakup elemen pendukung berupa sistem drainase di sisi jalan. Keberadaan drainase menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja jalan karena berfungsi mengendalikan dan mengalirkan air permukaan agar tidak menggenang di sekitar badan jalan," jelas Rosyadi.
Sistem drainase di sisi jalan dibenahi bersamaan dengan perkerasan aspal. Fungsinya mengendalikan dan mengalirkan air permukaan agar tidak menggenang di sekitar badan jalan. Kombinasi perkerasan aspal dan drainase yang berfungsi baik menjaga umur pakai jalan lebih panjang.
Gubernur Andi Sudirman menyebut pembangunan infrastruktur dirancang bertahap untuk memastikan konektivitas antarwilayah di Sulsel semakin mantap. Dampak yang dibidik: kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi warga.
"Alhamdulillah kini perubahan kondisi jalan terlihat jelas. Permukaan jalan telah mendapatkan lapisan perkerasan beraspal dengan kondisi yang lebih rata, sementara bagian bahu jalan juga telah ditangani dengan lapisan beton," ujar Andi Sudirman.
Perbaikan Ruas Salaonro-Batas Wajo hanya sebagian kecil dari cakupan Program MYP Jalan Paket 4. Paket pengerjaan itu merangkum 15 ruas jalan dengan total panjang mencapai 286,80 kilometer.
Ruas-ruas tersebut tersebar di Kabupaten Barru, Soppeng, Wajo, dan Bone. Warga pengguna jalan menyambut kondisi baru ruas Salaonro karena mobilitas harian yang sebelumnya kerap terhambat kini lebih cepat, nyaman, dan aman.