ASITA Sulsel Dukung Makassar Kembangkan Wisata Bahari Pulau Lanjukang Usai Rute TransNusa ke Manado Dibuka

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:43:32 WIB
Ketua ASITA Sulsel Didik Manaba menyatakan dukungan terhadap pengembangan wisata bahari Pulau Lanjukang.

Asosiasi biro perjalanan wisata ASITA Sulawesi Selatan menyatakan dukungan terhadap Pemerintah Kota Makassar untuk mengembangkan wisata bahari berbasis konservasi di Pulau Lanjukang. Dukungan itu muncul setelah TransNusa membuka kembali rute penerbangan Makassar-Manado pada akhir pekan lalu. Ketua ASITA Sulsel Didik Manaba menilai konektivitas udara antarkota di Sulawesi membuka peluang pasar wisatawan lebih besar bagi destinasi bahari di kawasan timur Indonesia.

MAKASSAR — Pulau Lanjukang merupakan satu dari 11 pulau di wilayah administratif Kota Makassar yang kini diarahkan menjadi destinasi wisata bahari. Pengembangannya tidak hanya mengejar kunjungan wisatawan, tetapi juga menjaga daya dukung lingkungan dan kawasan konservasi di sekitarnya.

Didik Manaba menyebut pihaknya melihat peluang mengemas perjalanan menuju Lanjukang dengan kapal pinisi. Wisatawan tidak hanya menempuh perjalanan udara, tetapi juga mendapat pengalaman wisata bahari selama berada di Makassar.

Snorkeling hingga Diving Jadi Andalan di Lanjukang

Potensi perairan sekitar Lanjukang dinilai cocok untuk snorkeling, diving, dan menikmati konservasi laut. ASITA Sulsel menilai aktivitas itu bisa dikemas dalam paket wisata bahari yang terintegrasi.

"Potensi pulau Lanjukang dan sekitarnya akan menjadi potensi wisata bahari untuk snorkeling, diving, dan menikmati konservasi laut," ujar Didik.

Dia juga melihat peluang menjaring wisatawan asal China dengan menawarkan aktivitas bahari di Lanjukang dan pulau-pulau sekitarnya. Pengembangan paket itu tetap harus memperhatikan aspek konservasi agar manfaat ekonomi bagi warga berjalan seiring kelestarian ekosistem laut.

Rute Makassar-Manado Perkuat Konektivitas Destinasi Timur Indonesia

Rute Makassar-Manado yang kembali dibuka TransNusa dinilai memperkuat konektivitas destinasi wisata di kawasan timur Indonesia. Wisatawan yang datang ke Makassar dapat diarahkan menikmati destinasi di Sulawesi Selatan sebelum melanjutkan perjalanan ke Manado, maupun sebaliknya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin menyebut konektivitas itu sebagai pintu masuk pengembangan paket wisata antardaerah di Sulawesi.

"Kita berharap konektivitas ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengembangkan paket-paket wisata antardaerah di Sulawesi," kata Achmad Hendra.

Lanjukang Disiapkan Jadi Pintu Masuk Wisata Bahari

Pemerintah Kota Makassar menyiapkan Lanjukang sebagai salah satu wilayah pengembangan wisata bahari. Arah kebijakannya menyeimbangkan peningkatan kunjungan wisatawan dengan daya dukung lingkungan dan kawasan konservasi.

Didik menilai pembukaan kembali rute Makassar-Manado oleh TransNusa memperbesar peluang mengembangkan potensi wisata bahari di Sulsel, termasuk Lanjukang. Menurut dia, konektivitas udara antarkota di Sulawesi memperluas pasar wisatawan sekaligus memudahkan mereka menjangkau destinasi bahari yang sedang dikembangkan.

"Kami optimistis, apalagi Pemerintah Kota Makassar mengembangkan Lanjukang. Ini luar biasa," kata Didik.

Dengan dukungan konektivitas transportasi dan inovasi paket perjalanan, pengembangan Lanjukang diharapkan memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pintu masuk wisata bahari di kawasan timur Indonesia.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top