Jajaran Polsek Tallo menyalurkan 450 liter air bersih kepada warga perkampungan Sengka Batu, Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang terdampak krisis air saat kemarau ekstrem. Distribusi dilakukan pagi, siang, hingga malam hari untuk menjangkau warga yang tidak terlayani pasokan PDAM. Bantuan menyasar warga yang selama ini mengandalkan air tanah yang mengering setiap musim kemarau.
MAKASSAR — Kapolsek Tallo AKP Asfada menyatakan pihaknya bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih setelah menerima perintah dari Kapolrestabes Makassar. Wilayah utara Makassar menjadi salah satu titik yang paling terdampak kekeringan karena pasokan PDAM tidak menjangkau seluruh permukiman.
"Masyarakat di lokasi ini sedang alami krisis air bersih. Berdasarkan perintah pimpinan Kapolrestabes Makassar, kami langsung bergerak menyalurkan bantuan air ini baik di pagi hari, siang hari dan hingga pada malam hari," ujar Asfada di Makassar.
Warga perkampungan Sengka Batu mengandalkan air tanah untuk kebutuhan sehari-hari. Sumur-sumur itu mengering setiap kemarau datang, sementara pasokan PDAM tidak maksimal sejak beberapa tahun terakhir.
Sitti Aisyah, warga setempat, menyebut bantuan air dari kepolisian menambah ketersediaan air bersih yang kian menipis. Kebutuhan mandi, memasak, dan mencuci selama ini bergantung pada sumber air yang tak lagi bisa diandalkan.
"Air bersih ini disalurkan kepada warga yang membutuhkan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Adapun air bersih kita bagikan hari ini sebanyak 450 liter bagi seluruh masyarakat yang ada di perkampungan di sini," tutur Asfada.
Ketua RT/RW 03/05 Kelurahan Buloa, Nanang daeng Naba, mengungkapkan bahwa aliran PDAM ke permukiman mereka sudah tidak lancar. Warga hanya menerima pasokan air tiga kali dalam sepekan.
"Syukur Alhamdulillah, kita dapat pasokan air tiga kali dalam seminggu. Bantuan dari Polsek Tallo ini sangat membantu kami mencukupi kebutuhan warga sehari-hari. Terus terang, air PDAM sudah tidak lancar di sini," ujar Nanang.
Distribusi air bersih oleh Polsek Tallo menyasar warga yang membutuhkan dan tidak terjangkau pasokan Perusahaan Air Minum Daerah di wilayah utara Makassar. Bantuan diberikan sebagai upaya Polri membantu masyarakat di masa kekeringan ekstrem.
Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebelumnya telah bergerak menghadapi dampak kekeringan. Total air bersih yang disalurkan mencapai 3,04 juta liter ke berbagai wilayah terdampak.
Distribusi itu menjangkau 310 titik dengan dukungan 25 kendaraan operasional yang melaksanakan 705 ritase perjalanan. Operasi kemanusiaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Tercatat delapan kecamatan tersebar di 58 kelurahan dengan 26.888 kepala keluarga atau 92.931 jiwa penerima manfaat. Dari 25 unit kendaraan yang mendistribusikan air, masing-masing empat dari Damkarmat, empat mobil tangki, tiga unit pikap, dan 14 truk.
Bantuan air bersih dari Polsek Tallo menambah pasokan yang diterima warga di tengah keterbatasan sumber air. Distribusi serupa akan terus dilakukan selama kemarau ekstrem berlangsung.