SULAWESI SELATAN — Penyanyi Dera Siagian kembali aktif di media sosial setelah menghilang hampir setahun akibat gangguan kesehatan yang ia alami. Jebolan Indonesian Idol itu mengaku sempat pecah pembuluh darah di bagian belakang kepala tiga tahun lalu dan harus menjalani terapi ke psikolog. Kini ia dipercaya menjadi brand ambassador produk kecantikan Noera sambil terus menjaga kondisi kesehatan mentalnya.
Dera Siagian berbicara terbuka soal alasannya menghilang dari jagat maya selama kurang lebih satu tahun. Penyanyi yang dikenal lewat lagu "Merah Jambu" ini mengungkap bahwa keputusannya menarik diri bukan tanpa sebab, melainkan bagian dari proses pemulihan setelah sakit yang cukup serius.
Dalam wawancara melalui sambungan telepon, Rabu (16/9/2026), Dera menceritakan awal mula masalah kesehatannya. Ia mengalami pecah pembuluh darah di bagian belakang kepala tiga tahun silam dan sejak itu rutin menjalani terapi ke psikolog.
Selama masa penyembuhan, Dera tidak hanya berhadapan dengan masalah pembuluh darah. Ia juga mengalami gangguan kecemasan hingga emosi yang tidak stabil, dan divonis small vessel disease serta mood disorders.
Kondisi tersebut membuatnya memilih untuk tidak mengambil tawaran menyanyi selama proses pemulihan berlangsung. Baginya, fokus utama saat itu adalah mengembalikan kondisi tubuh dan pikirannya.
Dera mengaku setiap informasi yang masuk ke ponselnya, termasuk komentar negatif warganet, membuat emosi dan psikisnya terganggu. Dari situ ia memutuskan untuk benar-benar menjauh dari media sosial.
Ia bahkan sudah menyiapkan diri dengan kemungkinan tidak lagi dikenal siapa pun. Keputusan itu diambilnya karena selama ini kehidupan pribadinya kerap menjadi bahan komentar netizen.
Setelah hampir setahun absen, Dera mulai aktif lagi di media sosial. Rezeki datang bersamaan dengan keputusannya kembali, yakni kepercayaan menjadi brand ambassador produk kecantikan Noera.
Ia mengaku sudah mengenal pemilik produk tersebut secara pribadi, sehingga merasa bersyukur masih dipercaya untuk membawa nama brand itu. Alasan itulah yang membuatnya kembali mengaktifkan akun Instagram-nya.
Dera berharap tetap diberikan rezeki oleh Tuhan di tengah kondisi kesehatan mentalnya yang masih perlu dijaga. Ia bersyukur dua tahun terakhir tidak lagi keluar masuk rumah sakit seperti sebelumnya, dan tetap bisa menjalankan bisnis selama masa pemulihan di luar pekerjaan endorse.