SULAWESI SELATAN — Artinya, kamu tidak perlu merogoh kocek sebesar HP flagship untuk mendapat perangkat yang sanggup menjalankan game berat. Dua nama yang paling menonjol di segmen ini adalah Redmi Turbo 5 dan Oppo K13 Turbo Pro.
Redmi Turbo 5 mengandalkan chipset Dimensity 8500 Ultra. Chip ini dirancang untuk menangani beban gaming yang berat dalam waktu lama.
Untuk menjaga suhu tetap stabil, Redmi membekali Turbo 5 dengan sistem pendingin 3D Ice-Loop. Sistem ini berfungsi mencegah throttling atau penurunan performa saat HP dipakai main game dalam durasi panjang.
Oppo K13 Turbo Pro mengambil pendekatan berbeda. HP ini punya kipas pendingin built-in atau fan yang tertanam di dalam bodi.
Keberadaan kipas fisik ini jadi pembeda utama dibanding HP gaming lain di kelas harga yang sama. Kipas tersebut membantu membuang panas lebih cepat sehingga performa chipset bisa bertahan lebih konsisten.
Kenaikan harga komponen memori membuat banyak HP naik bandrol. Tapi segmen di bawah Rs 40.000 tetap jadi titik masuk yang masuk akal bagi gamer dengan budget terbatas.
Alih-alih mengejar spesifikasi flagship, HP di kelas ini fokus pada tiga hal: chipset yang kuat, layar dengan refresh rate tinggi, dan sistem pendingin yang mumpuni. Kombinasi ini cukup untuk menjalankan game-game berat tanpa harus membayar harga premium.
Selain Redmi Turbo 5 dan Oppo K13 Turbo Pro, masih ada beberapa opsi lain di segmen bawah Rs 40.000. Beberapa di antaranya juga mengusung chipset kelas menengah ke atas dengan fokus pada performa gaming.
Poco F7 disebut sebagai salah satu alternatif yang masuk dalam daftar ini. Sayangnya, detail spesifikasi dan harga pastinya belum dipaparkan secara rinci dalam informasi yang tersedia.
HP gaming di segmen bawah Rs 40.000 cocok untuk kamu yang ingin main game berat tapi tidak mau membayar harga flagship. Fokus utamanya adalah performa berkelanjutan, bukan sekadar angka benchmark di atas kertas.
Redmi Turbo 5 cocok kalau kamu mengutamakan chipset kencang dengan pendingin pasif yang efisien. Sementara Oppo K13 Turbo Pro jadi pilihan menarik kalau kamu ingin solusi pendingin aktif berupa kipas bawaan.
Keduanya menunjukkan bahwa segmen HP gaming murah masih hidup, meski harga komponen terus naik.