SULAWESI SELATAN — Gitaris sekaligus pendiri Kangen Band, Dodhy Hardiyanto, menyatakan grup yang ia bentuk pada 2005 itu bubar. Pengumuman disampaikan lewat akun Instagram @dodhyofficial pada Sabtu (12/9), disertai foto para personel yang diberi tulisan "BUBAR".
Vokalis Andika Mahesa mengaku belum mengetahui alasan di balik keputusan tersebut. Ia baru mendengar kabar pembubaran dari media sosial, bukan dari pihak manajemen atau personel lain.
Dalam unggahannya, Dodhy menyebut "kezaliman" sebagai pemicu. Ia menegaskan sudah lama menyimpan persoalan itu sebelum akhirnya memutuskan bersuara.
"Bismillah saya dengan sadar menyatakan kangen band bubar di karnakan ada kezoliman di dalam nya, saya selaku owner dan founder kangen band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama," tulis Dodhy.
Dodhy juga melarang para personel maupun event organizer membawakan lagu-lagu ciptaannya lewat penampilan ex Kangen Band. Larangan itu ia sampaikan dengan nada tegas di unggahan yang sama.
"Untuk para personil yang terlibat dan para EO ,,di larang keras member dari ex kangen band membawa lagu2 ciptaan saya, saya ucapkan terima kasih sebesar besar nya," tulisnya lagi.
Sepanjang karier Kangen Band, Dodhy memang dikenal sebagai pencipta sebagian besar lagu grup tersebut, di samping perannya sebagai gitaris dan pemimpin band.
Andika mengaku belum memahami maksud pernyataan Dodhy soal "kezaliman" maupun persoalan internal yang disebut menjadi pemicu. Ia memilih menunggu penjelasan langsung dari pihak terkait sebelum mengambil sikap.
"Kalau gua sih belum tahu maksudnya. Nunggu aja nanti apa dari pihak manajemen, pihak-pihak terkait," kata Andika pada Sabtu (12/9), dilansir Detikhot.
Ia menyebut akan segera bertemu para personel Kangen Band untuk membicarakan hal ini secara langsung. Pertemuan itu rencananya digelar di Jakarta dalam waktu dekat.
"Harus ketemu personel yang lain. Besok kita ketemuan sama anak-anak Kangen Band, gua terbang ke Jakarta, harus duduk bareng," ucap Andika.
Menurutnya, seluruh anggota perlu duduk bersama agar duduk perkara bisa dipahami secara utuh. Ia menegaskan tidak ingin merespons persoalan ini secara sepihak.
"Ya gua nyikapin ini mungkin sabar aja dulu sampai dengar semua personel seperti apa. Gua harus menanyakan juga, gak bisa sepihak," kata Andika.
Andika mengungkapkan pertemuan terakhirnya dengan personel Kangen Band terjadi di Hong Kong, sekitar empat hari sebelum kabar pembubaran mencuat ke publik. Ia belum merinci hasil pertemuan tersebut.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari manajemen Kangen Band soal pembubaran ini. Publik menunggu penjelasan lanjutan, terutama terkait status lagu-lagu ciptaan Dodhy yang selama ini menjadi hits grup tersebut.