SULAWESI SELATAN — Apple resmi masuk pasar foldable lewat iPhone Duo. Perangkat ini menggabungkan layar 5,4 inci saat terlipat dan 7,6 inci saat dibuka, dengan sejumlah mode pemakaian yang jadi daya tarik utamanya. Tapi kalau kamu bandingkan langsung dengan iPhone 18 Pro dan Pro Max, ada lima fitur yang hilang.
Tom's Guide sudah membandingkan kedua perangkat ini. Berikut temuan yang paling relevan buat kamu yang sedang menimbang antara Duo atau tetap setia ke lini Pro.
iPhone Duo tidak memakai Face ID. Apple mengembalikan Touch ID, kali ini ditempatkan di tombol samping. Keputusan ini cukup mengejutkan karena rivalnya, Galaxy Z Fold 8, masih mempertahankan face unlock.
iPhone 18 Pro dan Pro Max tetap pakai Face ID, fitur yang sudah jadi standar iPhone kelas atas sejak iPhone X rilis 2017. Buat kamu yang sudah terbiasa buka layar tanpa sentuh, kembali ke sensor sidik jari terasa seperti langkah mundur.
Ini perbedaan paling kentara selain bentuk lipatnya. iPhone Duo hanya membawa dua kamera: 48MP utama dan 48MP ultrawide. Tidak ada lensa telephoto sama sekali.
Sebagai pembanding, iPhone 18 Pro punya lensa telephoto 48MP dengan zoom optik 4x, yang bisa diperpanjang sampai 8x meski resolusinya turun ke 12MP. Apple mengklaim Duo sanggup zoom 2x "optical-quality" lewat kamera Fusion utamanya, tapi itu bukan zoom optik sebenarnya.
Kamera depan Duo juga cuma 12MP. Bandingkan dengan kamera depan Center Stage 18MP di iPhone 18 Pro. Buat content creator yang sering shooting video depan, selisih 6MP ini terasa di hasil akhir.
iPhone 18 Pro tahun ini dapat fitur baru: sistem variable aperture di kamera utama 48MP. Ada empat nilai yang bisa dipilih, yaitu f/1.48, f/1.8, f/2.8, dan f/4.0.
Fungsinya memberi kontrol lebih besar atas depth of field di foto dan video. Dalam hands-on singkat Tom's Guide di setting bar simulasi, perbedaan antar aperture terlihat jelas. Kamu bisa freeze motion di satu shot, lalu bikin seluruh frame tetap fokus di shot lain.
iPhone Duo tidak punya fitur ini. Buat fotografer yang suka eksperimen dengan bokeh dan kontrol manual, ini kehilangan yang cukup besar.
Apple memperkenalkan "Pro Controls" khusus untuk iPhone 18 Pro. Selain aperture, kamu bisa atur white balance dan shutter speed secara manual, plus memantau level exposure lewat histogram di layar.
Fitur ini terasa seperti paket khusus model Pro yang mungkin baru akan turun ke model bawah dan Duo di generasi berikutnya. Yang lebih teknis: Duo juga tidak mendukung ProRAW, ProRes RAW, serta kemampuan merekam spatial photo dan video.
Kalau workflow kamu mengandalkan format RAW untuk editing, Duo bukan pilihan yang tepat.
Action Button pertama kali hadir di iPhone 15 Pro Max pada 2023. Tombol samping yang bisa dikustomisasi ini kini bahkan sudah ada di iPhone 17e. Fungsinya bisa jadi mute switch sederhana, tapi juga bisa diprogram untuk banyak hal lain.
Di iPhone Duo, tombol ini tidak ada. Menurut analisis Tom's Guide, slotnya kemungkinan diambil modul Touch ID. Jadi kamu kehilangan satu tombol pintas yang sudah jadi kebiasaan pengguna iPhone generasi terbaru.
Kalau kebutuhanmu adalah kamera serbaguna dengan zoom telephoto, kontrol manual, dan Face ID, iPhone 18 Pro masih jadi pilihan lebih logis. iPhone Duo cocok buat kamu yang mengutamakan layar besar lipat dan tidak terlalu bergantung pada kemampuan fotografi tingkat lanjut.