SULAWESI SELATAN — Memilih HP Samsung di pertengahan 2026 bukan lagi soal memilih yang termahal. Setelah menelisik ulasan dari kanal YouTube Pricebook dan membandingkan spesifikasi tiap lini, saya menemukan beberapa kejutan — terutama di sektor fitur yang dihilangkan dan trade-off yang harus kamu terima. Artikel ini bukan sekadar daftar spek, tapi panduan buat kamu yang serius mau belanja.
Galaxy S26 Ultra masih jadi puncak performa Samsung. Ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, ponsel ini mampu menangani rendering video 4K, multitasking berat, dan gaming kelas atas tanpa hambatan berarti. Kamera utama 200 MP juga jadi andalan untuk fotografi dan perekaman video resolusi tinggi.
Namun, ada satu hal yang jarang dibahas di ulasan pabrikan: bodi besar Galaxy S26 Ultra kurang nyaman digunakan dengan satu tangan. Buat kamu yang punya tangan kecil atau sering menggunakan HP sambil jalan, ini bisa jadi masalah harian. Fitur privasi layar dari Galaxy AI memang membantu mengurangi sudut pandang orang lain, tapi tidak mengubah ergonomi fisik perangkat.
Untuk produktivitas, Galaxy Z Fold7 hadir dengan desain lebih tipis dan ringan dari generasi sebelumnya. Layar utama 8 inci dan kamera 200 MP membuatnya ideal untuk bekerja sambil jalan. Tapi ada catatan penting: tidak ada slot S Pen internal. Kamu harus membawa stylus secara terpisah, yang mengurangi kepraktisan.
Sementara Galaxy Z Flip7 lebih ringkas dengan peningkatan Flex Window. Kini kamu bisa membalas pesan, membuka widget, dan mengakses aplikasi tanpa membuka layar utama. Efisiensi daya juga diklaim meningkat. Tapi ingat, ponsel lipat masih memiliki risiko durabilitas layar lipat yang perlu diuji jangka panjang.
Meski bukan model terbaru, Galaxy S25 Ultra masih layak dipertimbangkan. Rangka titanium dan chipset Snapdragon 8 Elite membuatnya tangguh, ditambah sistem pendingin vapor chamber besar yang menjaga performa stabil saat gaming atau editing video lama. Harganya kini lebih kompetitif ketimbang S26 Ultra yang baru rilis.
Alternatif lain adalah Galaxy S25 FE. Ponsel ini sudah punya layar Dynamic AMOLED 2X dan fitur Galaxy AI seperti Circle to Search dan Live Translate. Namun, kamu harus rela kehilangan material titanium dan kemampuan Space Zoom 100x yang hanya ada di seri Ultra.
Di kelas menengah, Galaxy A57 5G tampil premium dengan frame aluminium dan Gorilla Glass Victus+. Chipset Exynos 1680 4 nm dipadukan vapor chamber untuk performa stabil. Kamera 50 MP dengan OIS cukup mumpuni. Tapi ada satu keputusan kontroversial: Samsung tidak lagi menyediakan slot microSD. Jadi, kamu harus pintar-pintar memilih varian penyimpanan sejak awal pembelian.
Galaxy A37 5G menawarkan layar 120 Hz, kamera 50 MP OIS, dan sertifikasi tahan percikan air. Ini pilihan paling seimbang di kelas menengah. Sementara Galaxy A17 5G dan A07 lebih cocok untuk penggunaan harian ringan — bukan gaming. A17 masih punya slot microSD dan baterai 5.000 mAh, sedangkan A07 adalah opsi paling dasar.