SULAWESI SELATAN — PT Astra Honda Motor (AHM) telah menuntaskan rangkaian AHM-TSC 2026 di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHSRTC), Cikarang. Ajang tahunan ini bertujuan menjaga dan meningkatkan standar kompetensi layanan purna jual di seluruh AHASS secara konsisten. Total peserta yang terlibat mencapai 12.200 orang — terdiri dari lebih dari 9.700 teknisi dan 2.500 service advisor.
Final nasional diikuti oleh 29 teknisi pit reguler, 29 service advisor, dan 11 teknisi Big Bike. Kategori Big Bike sendiri merupakan ajang dua tahunan yang khusus menilai kemampuan perawatan motor berkapasitas besar. Seluruh finalis telah melalui seleksi berjenjang dari tingkat sub-regional hingga regional.
Seluruh peserta kompetisi ini merupakan lulusan Technical Training Level 2 (TTL 2) yang memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun di bengkel resmi. Sistem seleksi berjenjang memastikan hanya teknisi dan service advisor paling kompeten yang sampai ke panggung nasional.
Proses ini berlangsung selama beberapa bulan, mulai dari kompetisi di masing-masing sub-regional, lalu ke tingkat regional, dan akhirnya ke final yang digelar di AHSRTC Cikarang.
Materi uji yang dihadapi finalis mencakup teori, praktik meja, troubleshooting, studi kasus, serta role play pelayanan konsumen. Kombinasi ini dirancang untuk mengukur kemampuan teknis sekaligus soft skill dalam menghadapi pelanggan nyata.
Tak hanya soal mesin dan komponen, service advisor juga diuji dalam menangani keluhan dan memberikan rekomendasi perbaikan yang tepat.
Para pemenang terbaik dari AHM-TSC 2026 berhak mengikuti proses seleksi menuju Asia Oceania Technical Skill Contest (AOC) 2026. Kompetisi tingkat regional tersebut akan berlangsung pada Agustus 2026.
Dengan terpilihnya wakil Indonesia, AHM berharap standar layanan purna jual di dalam negeri terus meningkat dan mampu bersaing di kancah internasional.