Pemprov Sulsel Rehabilitasi Irigasi Balombong di Toraja Utara, Layanan Air Naik dari 16 Persen ke 80 Persen

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 13:33:21 WIB

TORAJA UTARA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memulai rehabilitasi Daerah Irigasi Balombong di Lembang Bori Lombongan, Kabupaten Toraja Utara. Proyek senilai Rp24,6 miliar ini menargetkan peningkatan luas lahan terairi dari saat ini hanya 16 persen menjadi 80 persen dari total desain 1.040 hektare. Dengan adanya irigasi teknis, petani di kawasan tersebut diharapkan bisa panen dua kali setahun.

Target: 800 Hektare Lahan Terairi Kembali

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan bahwa dari total desain seluas 1.040 hektare, kapasitas irigasi saat ini hanya mampu mengairi sekitar 16 persen. "Ini desainnya 1.040 hektare. Sekarang kapasitasnya cuma 16 persen dan kita akan tingkatkan menjadi 80 persen, sehingga menjadi 800 hektare bisa teririgasi kembali," ujarnya dalam keterangan di Makassar, Minggu.

Setelah rampung, sistem irigasi akan diubah menjadi irigasi teknis. Artinya, distribusi air dapat diatur sesuai kebutuhan tanaman sepanjang musim.

Anggaran Rp24,6 Miliar dari Paket Multiyears

Rehabilitasi DI Balombong merupakan bagian dari Paket 4 Multiyears Project (MYP) yang mencakup delapan daerah irigasi di Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Total anggaran untuk paket ini mencapai Rp120 miliar. Pemprov Sulsel mengalokasikan Rp24,6 miliar khusus untuk proyek di Toraja Utara.

Pekerjaan fisik sudah dimulai dengan peletakan batu pertama oleh gubernur. Ia memohon dukungan masyarakat agar proses rehabilitasi berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Manfaat: Irigasi Teknis dan Panen Dua Kali Setahun

Dengan menjadi irigasi teknis, lahan pertanian di sekitar DI Balombong tidak lagi bergantung pada musim hujan. "Di sini akan menjadi irigasi teknis dan bisa dua kali setahun (panen) dengan kapasitas yang lebih luas," jelas Andi Sudirman.

Peningkatan frekuensi tanam diharapkan mendongkrak produktivitas padi dan memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Selatan. Gubernur juga berharap proyek ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya petani, serta mendorong kemajuan daerah.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top