Lahan TPU di Wajo Riaja Penuh, Dandim 1406/Wajo Fasilitasi Warga Cari Tambahan Lahan Pemakaman

Penulis: Chandra Kusuma  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 16:11:31 WIB
Lahan TPU di Desa Wajo Riaja terlihat penuh dan tidak lagi memadai untuk pemakaman.

WAJO — Keluhan warga Desa Wajo Riaja soal TPU yang sudah padat dan tak lagi memadai menemukan titik terang. Dandim 1406/Wajo, Letkol Inf. Harianto, turun tangan menjembatani aspirasi tersebut dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Wajo Riaja.

Persoalan ini mencuat seiring berdirinya bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang lokasinya bersebelahan dengan area pekuburan. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Dandim memastikan bangunan koperasi tidak berada di atas lahan makam.

Bangunan Kopdes dan Batas Lahan Pemakaman

Letkol Inf. Harianto menjelaskan, Kopdes Merah Putih dibangun di atas lahan milik pemerintah yang berbatasan langsung dengan TPU. Lokasi itu dipilih karena berada di kawasan padat penduduk dan dinilai strategis untuk pelayanan masyarakat.

"Bangunan Kopdes tidak berada di dalam kawasan pemakaman. Pembangunannya pun telah melalui persetujuan bersama," ujar Harianto saat dihubungi, Jumat (24/7/2026).

Meski demikian, ia mengakui kondisi lahan pemakaman saat ini memang sudah sangat terbatas. Aspirasi warga untuk memperoleh tambahan lahan dinilai patut mendapat perhatian serius.

Respons Pemerintah Desa dan Langkah Selanjutnya

Kepala Desa Wajo Riaja, Haji Arafah Daga, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga. Pemerintah desa berencana membahas kemungkinan penambahan lahan pemakaman umum dalam waktu dekat.

"Kami akan melakukan koordinasi dan membicarakan langkah-langkah yang dapat ditempuh agar kebutuhan lahan pemakaman masyarakat bisa terpenuhi," kata Arafah singkat.

Dandim 1406/Wajo berjanji akan terus mengawal proses koordinasi ini. Ia menegaskan, solusi terbaik harus segera ditemukan demi kepentingan warga Desa Wajo Riaja.

"Kami akan membantu memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah desa. Kami akan berkoordinasi agar kebutuhan lahan pemakaman yang layak bagi masyarakat dapat segera dicarikan jalan keluarnya," tegas Harianto.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: halosulsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top