Aurora Puteri Palopo Ciptakan Sagu Cooker, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Promosikan ke Masyarakat Luwu Raya

Penulis: Endra Sanjaya  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 15:42:31 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mempromosikan Sagu Cooker, alat penanak modern berbasis sagu ciptaan Aurora Bellatrix Dakka, saat berolahraga pagi di Lapangan Gaspa Palopo.

PALOPO — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara langsung mempromosikan Sagu Cooker, alat penanak modern pertama di dunia untuk makanan berbasis sagu, yang diciptakan oleh puteri asal Kota Palopo, Aurora Bellatrix Dakka. Promosi itu disampaikan Andi Sudirman saat berolahraga pagi di Lapangan Gaspa Palopo, Jumat (24/7/2026).

“Saya promosikan agar Sagu Cooker ini dibeli masyarakat Sulsel, terutama warga di Luwu Raya,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya.

Apa Keunggulan Sagu Cooker?

Sagu Cooker merupakan alat penanak modern berkapasitas 3 liter dengan daya listrik 600 watt. Waktu menanak maksimal hanya 15 menit. Materialnya terbuat dari food grade stainless steel.

Alat ini dirancang untuk mengolah berbagai hidangan tradisional berbasis sagu seperti kapurung, aneka kue sagu, papeda, dan sinonggi. Inovasi ini bertujuan mendukung ketahanan pangan sekaligus memodernisasi cara pembuatan makanan tradisional.

Klaim Nutrisi: Rendah Lemak dan Bebas Gluten

Menurut informasi yang disampaikan, Sagu Cooker memiliki beberapa keunggulan, antara lain rendah lemak, bebas gluten, serta mampu mempertahankan kandungan pati resisten dan nutrisi baik dari sagu. Spesifikasi ini menjadi nilai jual utama alat tersebut.

Siapa Aurora Bellatrix Dakka?

Aurora adalah alumni University of the West of England, Inggris. Ia merupakan keponakan dari pengusaha ternama asal Luwu Raya, Puteri Dakka, atau puteri pertama dari Kamal Dakka. Gubernur Andi Sudirman menyebut Aurora sebagai salah satu puteri terbaik Sulawesi Selatan asal Kota Palopo yang telah menghasilkan karya spektakuler.

Andi Sudirman memberikan apresiasi tinggi atas inovasi Aurora. Ia berharap Sagu Cooker dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, terutama di wilayah Luwu Raya yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi sagu di Sulawesi Selatan.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: koranseruya.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top