ENREKANG — Aksi pencurian mesin traktor di Toko Rayyan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV. Dalam rekaman, terlihat dua orang pria yang menggunakan baju sebagai cadar turun dari sebuah mobil, lalu langsung mengangkat mesin traktor yang disimpan di depan toko.
"Dari rekaman CCTV yang juga menjadi dasar bagi penyidik, ini pelaku ada 2 orang. Mereka terlihat seperti sudah menargetkan (mesin traktor) sebab mengetahui posisi mesin dan langsung diangkat ke mobil," kata Kapolsek Baraka Iptu Jutman, Kamis (23/7/2026).
Polisi menduga para pelaku telah merencanakan aksinya. Modus operandi yang digunakan tergolong rapi karena mereka datang menggunakan kendaraan roda empat dan langsung menuju sasaran tanpa ragu-ragu.
Dari lokasi kejadian, petugas telah mengamankan rekaman CCTV dari dalam dan luar toko sebagai barang bukti awal. "Iya, ada laporan yang dibuat oleh warga atas kasus pencurian mesin traktor," ujar Iptu Jutman mengonfirmasi laporan yang masuk ke Mapolsek Baraka.
Pihak Polsek Baraka saat ini masih berada di tahap penyelidikan. Langkah yang dilakukan antara lain mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk memburu identitas serta jejak pelarian kedua maling tersebut.
"Saat ini sementara dalam proses penyelidikan. Mengumpulkan bukti seperti rekaman CCTV untuk menjadi dasar memburu pelaku," imbuh Kapolsek.
Kapolres Enrekang, kata Iptu Jutman, sudah memberikan arahan tegas agar jajarannya menyampaikan imbauan ke masyarakat. Warga diminta untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga, terutama mesin traktor dan sepeda motor.
"Ini Pak Kapolres juga sudah wanti-wanti agar disampaikan ke warga agar lebih hati-hati menyimpan barang seperti mesin traktor atau motor untuk menghindari tindakan kejahatan pencurian," tegasnya.
Polisi mengingatkan agar barang berharga tidak diletakkan di tempat terbuka dan mudah dijangkau. Memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci serta disimpan di tempat yang aman menjadi langkah preventif paling dasar yang bisa dilakukan warga.