BANTAENG — Pemerintah Kabupaten Bantaeng memastikan perbaikan infrastruktur jalan di kawasan pertanian tetap berjalan di tengah tantangan efisiensi anggaran. Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin meninjau langsung pengerjaan Ruas Jalan Panjang Biringere, Senin (20/7/2026).
Jalur ini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi warga. Setiap hari, petani di kawasan Biringere mengandalkan jalan tersebut untuk mengangkut hasil bumi menuju titik distribusi.
“Lokasi ini menjadi sumber pertanian dan perkebunan yang menunjang ekonomi warga. Karena itu, kita prioritaskan untuk dilakukan perbaikan,” ujar Bupati.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bantaeng, Syahriani Said, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan parah. Banyak titik berlubang yang mengganggu mobilitas masyarakat, khususnya para petani.
“Kami melakukan perbaikan karena kondisi jalan sudah rusak dan berlubang. Insyaallah pekerjaan ini ditargetkan selesai pada akhir Oktober tahun ini. Semoga seluruh proses berjalan lancar,” jelas Syahriani.
Meski pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, Bupati menegaskan pembangunan infrastruktur tidak akan berhenti. Ia berharap dukungan masyarakat dan bantuan dari pemerintah pusat dapat mempercepat perbaikan di ruas-ruas jalan lain yang membutuhkan penanganan.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar perbaikan infrastruktur di Kabupaten Bantaeng bisa kita kerjakan semuanya. Di tengah efisiensi anggaran ini, semoga bantuan dari pemerintah pusat dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Setelah proyek perbaikan selesai, akses transportasi hasil pertanian di kawasan Biringere diharapkan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Hal ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.