MAKASSAR — Ilham Arief Sirajuddin menjadi satu-satunya kader yang memenuhi syarat dan mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon ketua. Alhasil, pria yang akrab disapa Aco itu langsung ditetapkan dalam sidang pleno tanpa melalui mekanisme voting.
Usai penetapan, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan pataka Partai Golkar. Mustafa Raja, perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, menyerahkan panji kebesaran partai sebagai simbol estafet kepemimpinan.
“Dengan ini menyerahkan panji-panji kebesaran Partai Golongan Karya kepada Ketua terpilih Ilham Arief Sirajuddin periode 2026–2031, dengan harapan untuk dikibarkan di seluruh pelosok Sulawesi Selatan,” ujar Mustafa Raja dalam sambutannya.
Menerima amanah tersebut, IAS menyatakan kesiapannya untuk memimpin partai selama lima tahun ke depan. Ia berjanji akan membawa panji partai terus berkibar, tidak hanya di kota, tetapi hingga ke desa-desa.
“Dengan ini saya menerima pataka panji kebesaran Partai Golkar untuk dikibarkan ke seluruh pelosok Sulawesi Selatan,” tegas IAS.
Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya fokus pada konsolidasi internal. Target utamanya adalah memperkuat organisasi hingga ke tingkat akar rumput sekaligus meningkatkan daya saing partai menghadapi agenda-agenda politik ke depan. Mustafa Raja menekankan harapan agar kepemimpinan IAS bisa mengembalikan kejayaan Golkar yang sempat meredup di Sulawesi Selatan.