MAKASSAR — Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi kepada PT Bumi Karsa atas capaian progres Program Multi Years Project (MYP) Paket 3 yang dinilai tertinggi dibandingkan paket lainnya. Proyek pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 254,85 kilometer itu kini mencatatkan progres fisik 25 persen, lebih cepat 13 persen dari jadwal yang ditetapkan dalam kontrak.
Project Manager PT Bumi Karsa, Sarif Barakati, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras tim serta sinergi dengan pemangku kepentingan. "Hingga saat ini, progres fisik proyek telah mencapai 25 persen, melampaui target sebesar 12 persen. Artinya, pelaksanaan pekerjaan berada 13 persen lebih cepat dari jadwal," ujar Sarif dalam keterangannya, Senin (14/7).
MYP Paket 3 mencakup pembangunan dan peningkatan jalan di 15 ruas yang tersebar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang, dan Soppeng. Dari total ruas tersebut, sebanyak delapan ruas jalan telah memasuki tahap konstruksi, sementara ruas lainnya masih dalam proses perancangan dan persiapan teknis.
Berdasarkan kontrak, proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2027. Namun, Sarif menyebut kondisi lapangan yang mendukung dan minim kendala membuka peluang penyelesaian lebih cepat. "Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar pekerjaan berjalan sesuai target, tanpa mengabaikan mutu dan standar keselamatan kerja," katanya.
Meski menghadapi tantangan kenaikan harga material konstruksi dan biaya operasional, perusahaan memastikan komitmen terhadap kualitas pekerjaan tidak berkurang. General Manager PT Bumi Karsa, Ahmad Rani, menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari kecepatan progres, tetapi juga konsistensi dalam menjaga mutu konstruksi, penerapan keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, menilai capaian ini patut diapresiasi sebagai bentuk keseriusan PT Bumi Karsa dalam menjalankan amanah pembangunan infrastruktur daerah. "Dari seluruh paket yang berjalan, Paket 3 mencatat progres tertinggi, yakni mencapai 25 persen. Ini patut diapresiasi," ujar Kadir.
Ia optimistis penyelesaian proyek MYP Paket 3 akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi, serta mendukung pertumbuhan daerah di Sulawesi Selatan. Sebagai perusahaan konstruksi nasional yang telah berpengalaman lebih dari lima dekade, PT Bumi Karsa berkomitmen menghadirkan solusi konstruksi yang berkualitas, inovatif, serta mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan.