Perumda Terminal Makassar Siapkan Lahan 10 Hektare di Terminal Daya Jadi Pusat Logistik, Target Relokasi Ekspedisi 2026

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 15:30:31 WIB
Manajemen Perumda Terminal Makassar Metro menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Terminal Daya untuk dijadikan pusat distribusi barang.

MAKASSAR — Manajemen Perumda Terminal Makassar Metro tengah menyiapkan transformasi Terminal Daya dari sekadar tempat pemberhentian bus antarkota menjadi pusat distribusi barang. Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengungkapkan pihaknya sudah mulai bersosialisasi dengan asosiasi perusahaan ekspedisi untuk merealisasikan rencana ini.

"Baru tahap sosialisasi dengan asosiasi. Setelah itu kami turun langsung kepada para pelaku usaha ekspedisi," ujarnya di Makassar, Rabu (15/7).

Lahan 10 Hektare Siap Dikembangkan

Terminal Regional Daya memiliki luas total sekitar 12 hektare. Namun, area yang saat ini difungsikan untuk operasional terminal penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) baru sekitar satu hingga dua hektare. Artinya, masih tersisa 10 hektare lahan yang bisa dikembangkan menjadi kawasan bisnis baru.

Menurut Elber, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk memusatkan aktivitas ekspedisi barang yang selama ini tersebar di sejumlah titik di wilayah utara Makassar. Pola ini diyakini mampu meningkatkan pendapatan perusahaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Kolaborasi dengan Camat dan Pelaku Usaha

Proses sosialisasi tidak hanya menyasar asosiasi ekspedisi. Perumda Terminal Makassar Metro juga melibatkan pihak kecamatan di wilayah yang selama ini menjadi lokasi aktivitas perusahaan ekspedisi. Melalui koordinasi dengan para camat, seluruh pelaku usaha ekspedisi diundang untuk mendapatkan penjelasan mengenai rencana relokasi dan mekanisme pemanfaatan lahan di Terminal Daya.

"Kami ingin semua berjalan bersama, camat mengetahui prosesnya, pelaku usaha juga memahami lokasi yang disiapkan sehingga penataan bisa dilakukan secara bertahap dan saling mendukung," jelas Elber.

Ia menambahkan, pihaknya telah menghadiri sejumlah pertemuan bersama asosiasi ekspedisi. Dalam waktu dekat, forum lanjutan kembali dijadwalkan dengan agenda utama membahas pemindahan aktivitas ekspedisi ke Terminal Regional Daya.

Target Relokasi Mulai 2026

Manajemen Perumda Terminal Makassar Metro menargetkan proses relokasi perusahaan ekspedisi mulai berjalan pada 2026 ini. Meski masih ada sejumlah kendala teknis yang harus diselesaikan, Elber optimistis program tersebut dapat direalisasikan secara bertahap hingga seluruh perusahaan ekspedisi dapat beroperasi di kawasan Terminal Regional Daya.

Pengembangan terminal logistik ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, khususnya dalam penataan kawasan kota dan pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Ini merupakan salah satu program yang sedang kami siapkan agar fungsi terminal tidak hanya melayani transportasi penumpang, tetapi juga menjadi pusat distribusi barang," pungkas Elber.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top