LUWU — Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, menilai kehadiran FORDES MATAPPA menjadi terobosan penting dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat. Forum ini dinilai mampu menjadi garda terdepan dalam menampung berbagai kebutuhan hingga persoalan yang dihadapi warga di lingkar tambang.
Dalam sambutannya, Dhevy meminta para pengurus yang telah dikukuhkan untuk menjalankan tiga pilar program yang telah disusun. "Program Jaga Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa ini harus benar-benar dijalankan. Program ini membantu meringankan tugas pemerintah maupun aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya melihat PT Masmindo terus menjaga silaturahmi dengan pemerintah dan masyarakat melalui forum ini.
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, menjelaskan bahwa FORDES MATAPPA lahir dari semangat kolaborasi tiga unsur. Pemerintah memberikan kepastian regulasi, perusahaan menjalankan investasi sesuai ketentuan, dan masyarakat menjadi mitra aktif dalam mengawal pembangunan.
"Investasi yang masuk harus memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tandas Sofyan.
Direktur PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan pertambangan tidak hanya diukur dari aspek operasional. "Namun juga dari kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik," kata Erlangga.
Ia menekankan bahwa kehadiran FORDES MATAPPA menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun mekanisme komunikasi yang terbuka serta responsif terhadap berbagai masukan dari masyarakat. "Bagi kami, menambang tidak dapat dilakukan dengan sembarangan. Kami harus memastikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola berjalan dengan baik," ungkapnya.
Erlangga menjelaskan, forum ini melibatkan sekitar 300 perwakilan masyarakat dari 21 desa dan kelurahan di wilayah lingkar tambang Kecamatan Latimojong. Melalui FORDES MATAPPA, perusahaan berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terus terbangun secara berkelanjutan.
"Perusahaan terus berkomitmen membangun hubungan yang inklusif dengan masyarakat melalui forum ini dan menjadikannya wadah kolaborasi," tandasnya.