Harga Konstruksi Bangunan di Sinjai Sulawesi Selatan Terus Naik, Setara 0,95 Kali Lipat dari Surabaya

Penulis: Endra Sanjaya  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:51:01 WIB
Indeks Kemahalan Konstruksi Sinjai naik menjadi 95,31 poin, setara 0,95 kali lipat dari Surabaya.

SINJAI — Biaya pembangunan infrastruktur dan gedung di Kabupaten Sinjai terus merangkak naik. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis dalam publikasi IKK Provinsi dan Kabupaten/Kota 2025, Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) Sinjai berada di angka 95,31 poin.

IKK merupakan indeks harga yang mengukur tingkat kemahalan konstruksi suatu daerah dibandingkan dengan kota acuan, yaitu Kota Surabaya yang ditetapkan memiliki indeks 100 poin. Semakin tinggi angka IKK, semakin mahal pula biaya konstruksi di wilayah tersebut.

Dalam setahun terakhir, IKK Sinjai naik signifikan sebesar 4,12 poin. Jika ditarik lebih panjang, dalam kurun waktu lima tahun, indeks ini telah melonjak hingga 7,54 poin. Kenaikan ini mengindikasikan tekanan biaya bahan bangunan dan upah pekerja di daerah tersebut.

Di Mana Posisi Sinjai Dibanding Daerah Lain?

Meski mengalami kenaikan, tingkat kemahalan konstruksi di Sinjai masih berada di bawah rata-rata provinsi. Dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, IKK Sinjai menempati urutan terendah ke-11. Artinya, biaya bangun di Sinjai masih lebih murah dibandingkan separuh wilayah lainnya di Sulsel.

Sebagai perbandingan, IKK tertinggi di Sulawesi Selatan diduduki oleh Kabupaten Luwu Timur dengan skor 103,08 poin, menandakan biaya konstruksi di sana lebih mahal ketimbang di Surabaya. Disusul oleh Kabupaten Tana Toraja (101,86 poin) dan Toraja Utara (101,42 poin).

Sementara itu, kabupaten/kota dengan biaya konstruksi paling rendah justru berada di Kabupaten Gowa dengan skor 90,09 poin, disusul Barru (92,19 poin), dan Kota Parepare (93,02 poin).

Apa Dampaknya bagi Pembangunan Daerah?

Kenaikan IKK secara langsung mempengaruhi nilai anggaran proyek-proyek pemerintah daerah, mulai dari pembangunan jalan, jembatan, hingga gedung sekolah dan puskesmas. Setiap poin kenaikan IKK berpotensi menambah biaya pengadaan barang dan jasa konstruksi yang harus ditanggung oleh APBD.

Bagi kontraktor dan pengembang swasta, tren ini menjadi sinyal untuk menghitung ulang rencana investasi properti di Sinjai. Kenaikan harga material dan tenaga kerja kerap menjadi faktor utama yang mendorong indeks ini naik dari tahun ke tahun.

Data BPS ini menjadi acuan penting bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam menyusun kebijakan penganggaran, terutama untuk proyek-proyek fisik yang bersumber dari dana transfer pusat maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) yang kerap menggunakan IKK sebagai salah satu variabel penghitungan.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top