TAKALAR — Pola penempatan mahasiswa KKN di Kecamatan Pattallassang tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah kecamatan memutuskan untuk memisahkan tempat tinggal mahasiswa putra dan putri di setiap kelurahan. Keputusan ini langsung berlaku bagi 72 mahasiswa Universitas Hasanuddin yang mengikuti KKN Tematik Literasi Gelombang 116.
Tidak ada lagi satu posko campuran. Di setiap kelurahan, kini tersedia dua tempat tinggal terpisah: satu untuk mahasiswa laki-laki dan satu untuk mahasiswa perempuan. Para mahasiswa akan menjalankan program pemberdayaan masyarakat di tujuh kelurahan selama masa pengabdian.
Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menegaskan bahwa pemisahan ini bukan sekadar pengaturan tempat tinggal. "Pelaksanaan KKN tahun ini kami desain berbeda. Pemisahan posko mahasiswa laki-laki dan perempuan bukan sekadar pengaturan tempat tinggal, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam menjaga kenyamanan, keamanan, serta menjunjung nilai-nilai etika selama mahasiswa menjalankan pengabdian di tengah masyarakat," ujarnya dalam sambutan penerimaan mahasiswa.
Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari orang tua peserta. Salah seorang wali mahasiswa yang turut mengantar anaknya mengaku merasa lebih tenang dengan pola penempatan yang baru.
"Kami merasa lebih tenang sebagai orang tua. Kebijakan ini menunjukkan adanya perhatian terhadap keamanan dan kenyamanan mahasiswa selama mengikuti KKN," kata orang tua mahasiswa tersebut.
Bansuhari Said mengingatkan bahwa keberhasilan KKN tidak semata-mata diukur dari banyaknya program kerja yang berhasil dijalankan. Menurut dia, faktor yang tak kalah penting adalah kemampuan mahasiswa membangun hubungan harmonis dengan masyarakat dan menjaga nama baik almamater selama di lokasi pengabdian.
Ia berharap para mahasiswa bisa menjadi mitra pemerintah kelurahan dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi warga. Program-program tematik yang diusung harus sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing wilayah.
Sebanyak 72 mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Unhas tersebut kini telah tersebar di tujuh kelurahan di Kecamatan Pattallassang. Mereka akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat sesuai tema pengabdian yang ditetapkan universitas. Pemerintah kecamatan berharap kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat menghasilkan program berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di tingkat kelurahan. (*)