MAKASSAR — Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki babak baru kepemimpinan. Musda XI yang akan berlangsung di Hotel Claro Makassar pada 18 Juli 2026 ini menjadi ajang penentuan Ketua DPD I Golkar Sulsel untuk periode 2026-2031. Kehadiran Ketua Umum Bahlil Lahadalia untuk membuka langsung musda menjadi sinyal penting bagi kader partai.
Hingga saat ini, dua figur digadang-gadang akan maju sebagai calon ketua. Mereka adalah mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi. Keduanya memiliki basis massa dan pengaruh politik yang kuat di Sulsel.
Koordinator Steering Committee (SC) Musda Golkar Sulsel, Armin Mustamin Toputiri, mengatakan seluruh proses telah diatur sesuai Juklak Nomor 02 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Musda Partai Golkar. "Sabtu 18 Juli 2026, Musda XI Partai Golkar Sulsel dimulai dan sedianya akan dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).
Tahapan penjaringan bakal calon ketua DPD I Golkar Sulsel sudah dimulai sejak 13 Juli 2026. Berikut rincian jadwalnya:
Armin mengungkapkan, pihak yang membawa tim pendukung saat pengambilan atau pengembalian berkas dibatasi maksimal 35 orang per pihak. "Karena daya tampung ruangan, kami memberi kesempatan hanya 35 orang bagi masing-masing pihak dengan menunjukkan Id-Card yang telah kami siapkan," jelasnya.
Proses penjaringan terbuka bagi kader yang berminat. Bakal calon dapat mengambil dan mengembalikan berkas secara langsung atau melalui perwakilan. Seluruh persyaratan pencalonan mengacu pada aturan DPP Partai Golkar. Setelah masa penjaringan ditutup, Musda XI akan resmi dimulai pada 18 Juli 2026.
Dengan dua nama besar yang siap bertarung, Musda Golkar Sulsel ini diprediksi berlangsung ketat. Hasilnya akan menentukan arah politik Partai Golkar di Sulawesi Selatan untuk lima tahun ke depan.