Kapal Pinisi KLM Mutiara Prasana Nusantara Terbakar di Perairan Bulukumba, Kerugian Capai Rp 10 Miliar

Penulis: Endra Sanjaya  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 08:08:31 WIB
Kapal pinisi KLM Mutiara Prasana Nusantara terbakar di perairan Bulukumba tanpa korban jiwa.

BULUKUMBA — Kapal pinisi berbobot besar itu terbakar saat bersandar di pesisir Pantai Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, sekitar pukul 07.45 Wita. Seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri ke daratan setelah upaya pemadaman mandiri gagal.

Api Berasal dari Anjungan, ABK Sempat Coba Padamkan

Kapolsek Bontobahari AKP Kasman mengatakan, titik api pertama kali terlihat di ruang kemudi. Saat itu masih ada ABK di atas kapal yang berusaha memadamkan kobaran.

"Api semakin membesar dan tidak bisa dikendalikan. Sehingga mereka semua meninggalkan kapal untuk menyelamatkan diri dan alhamdulillah semua ABK selamat naik ke daratan," ujar Kasman dalam keterangannya, Senin.

Pemilik Kapal Dapat Laporan dari ABK

Pemilik kapal, Muhammad Japar Sidiq Ali (40), mengetahui insiden ini dari laporan ABK bernama Niko (30). Ia langsung meminta seluruh kru berupaya memadamkan api sebelum akhirnya memerintahkan evakuasi.

Dua saksi yang berada di lokasi kejadian adalah Niko, warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dan Muh Jundi (28), ABK asal Bone Rate, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Proses Evakuasi dan Kerugian Ditaksir Rp 10 Miliar

Kapal berhasil dievakuasi ke pinggir pantai sekitar pukul 09.45 Wita. Namun, hingga proses evakuasi dilakukan, api masih membakar sebagian badan kapal.

Belum ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top