Tim PKM ITH Parepare Latih Petani Rumput Laut di Luwu Olah Hasil Panen Jadi Produk Bernilai Tambah

Penulis: Chandra Kusuma  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 23:28:01 WIB
Tim PKM ITH Parepare memberikan pelatihan pengolahan rumput laut kepada petani di Desa Mario, Luwu.

LUWU — Selama ini, mayoritas petani rumput laut di Desa Mario hanya menjual hasil panen dalam bentuk mentah ke tengkulak. Akibatnya, harga jual sangat bergantung pada tengkulak dan fluktuasi pasar. Tim PKM ITH Parepare menilai kondisi ini perlu diubah melalui pengolahan produk turunan yang bisa membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pelatihan dari Hulu ke Hilir: Teknologi Budidaya hingga Kemasan Siap Jual

Dalam pendampingan intensif selama dua hari, tim dosen memberikan pelatihan yang mencakup beberapa aspek. Pertama, penerapan teknologi tepat guna dalam proses budidaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas panen. Kedua, teknik pengolahan pascapanen agar rumput laut tidak lagi dijual mentah. Ketiga, strategi pengemasan produk agar memiliki daya saing dan nilai ekonomi yang lebih tinggi di pasar lokal maupun regional.

Menekan Risiko Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem

Ketua Tim PKM ITH Parepare menjelaskan, program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas petani secara menyeluruh. “Melalui penerapan teknologi tepat guna dan pelatihan pengolahan pascapanen, kami berharap petani dapat mengurangi risiko kerugian akibat gagal panen serta memiliki alternatif sumber pendapatan dari produk olahan rumput laut,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Perubahan cuaca dan kondisi lingkungan yang tidak menentu kerap menjadi momok bagi petani rumput laut. Dengan memiliki keterampilan mengolah hasil panen, petani tidak lagi rugi total saat panen raya bertepatan dengan cuaca buruk. Produk olahan seperti rumput laut kering, makanan ringan, atau bahan baku industri bisa disimpan lebih lama.

Petani Antusias, ITH Parepare Dorong Pembentukan Kelompok Usaha

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para petani mengaku memperoleh pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas budidaya dan pengolahan hasil panen. Selain meningkatkan keterampilan, pendampingan tersebut juga memberikan motivasi bagi petani untuk mengembangkan potensi rumput laut menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Tim PKM juga mendorong terbentuknya pola kerja kelompok yang lebih terorganisir. Pendekatan ini diharapkan mampu mendukung keberlanjutan usaha, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk. Petani juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga standar kebersihan, kualitas bahan baku, dan konsistensi produk agar mampu bersaing.

ITH Parepare menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan mampu menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan petani rumput laut sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: antaraya.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top