SULAWESI SELATAN — Laga perdana digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, dengan durasi 2x35 menit. Arema FC Women yang dijuluki Ongis Kodew baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-48 babak kedua. Gol semata wayang lahir dari skema set piece di luar kotak penalti. Eksekusi Oediajah O’Shea Sarinah meluncur deras ke pojok kiri gawang Akademi Persib Bandung, tak mampu dijangkau kiper Gadhiza Asnanza.
Pelatih kepala Arema FC Women, Dindin Wahyudin, mengapresiasi kerja keras pemain. Namun ia menyoroti kesalahan elementer yang terjadi di babak pertama. "Anak-anak masih kerap melakukan kesalahan-kesalahan mendasar," beber Dindin.
Di babak kedua, tim asal Malang itu mengubah sisi teknis dan taktikal. Hasilnya, instruksi pelatih dijalankan dengan baik dan berbuah gol dari situasi bola mati. "Tentu untuk laga berikutnya, kami lakukan evaluasi dan analisa kekuatan calon lawan," tambahnya.
Di kubu lawan, pelatih kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, mengakui timnya sedikit mendominasi permainan. Namun para pemain terlalu terburu-buru membangun serangan. "Alur serangan kami sudah bagus, lagi-lagi finishing-nya tidak ada," ujarnya.
Dian juga menyoroti transisi menyerang ke bertahan yang kurang rapi. Gol lawan terjadi saat pemain asyik menyerang tanpa melihat situasi pertahanan. "Harus benar-benar dievaluasi agar lebih fokus ketika mendapat serangan balik," tandasnya.
Di pertandingan lain, Putri Tangsel City memupus perlawanan Samba Persada Women Sukoharjo juga dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak Savaira Rizqin pada menit ke-69 melalui titik putih penalti.
Pelatih kepala Putri Tangsel City, Saronih, memberikan apresiasi untuk perjuangan pemain. Meski menang, ia menilai lini serang belum tune-in. "Anak-anak juga tidak berani passing bola di antara pemain lawan. Itu jadi catatan kami untuk dua pertandingan ke depan," ucapnya.
Sementara itu, pelatih kepala Samba Persada Women, Ari Guntur Dewanto, menilai timnya kalah karena faktor keberuntungan. Secara strategi, instruksi untuk sabar dan menjaga kedalaman pertahanan sudah berjalan. "Beberapa kali kami bisa menciptakan peluang tapi tidak bisa jadi gol," urai Ari.
Ia menyayangkan human error di menit akhir yang berujung gol penalti. Namun ia tetap menjaga motivasi tim karena masih ada dua pertandingan tersisa. "Kami akan tetap berusaha lolos dari fase grup," tegasnya.
Hasil ini membuat Arema FC Women dan Putri Tangsel City sama-sama mengoleksi 3 poin. Mereka unggul atas Akademi Persib Bandung dan Samba Persada Women Sukoharjo yang masih nihil poin. Selanjutnya, laga Grup A Kelompok U-18 akan berlangsung Selasa (07/07/2026) mempertemukan Putri Garut vs Putri JP Jakarta dan Putri Batang vs Tigers Football Academy Surabaya.