Rp 239 Miliar Disiapkan Pemprov Sulsel untuk Perbaiki 20 Ruas Jalan, Ruas Bua-Rantepao Toraja Utara Jadi Prioritas

Penulis: Endra Sanjaya  •  Senin, 06 Juli 2026 | 12:31:31 WIB
Pemprov Sulsel siapkan Rp 239 miliar untuk perbaikan 20 ruas jalan di sembilan daerah.

MAKASSAR — Jalan Bua-Rantepao di Toraja Utara, yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan parah, akhirnya masuk dalam daftar prioritas perbaikan Pemprov Sulsel. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat, meskipun pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Anggaran Raksasa untuk 20 Ruas di 9 Daerah

Proyek ini merupakan bagian dari Paket 6 MYP Regional Luwu dengan total anggaran sekitar Rp 239 miliar. Anggaran tersebut mencakup penanganan 20 ruas jalan yang tersebar di sembilan daerah, yakni Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, dan Kota Makassar.

Mengapa Ruas Bua-Rantepao Jadi Prioritas?

Menurut Andi Sudirman, ruas Bua-Rantepao memiliki peran vital sebagai akses utama menuju Bandara Bua dan menjadi penghubung antara kawasan Luwu dengan wilayah Toraja.

“Jalan ini merupakan akses strategis menuju bandara sehingga akan semakin memudahkan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa. Kami berharap infrastruktur yang lebih baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya dalam keterangan di Makassar, Senin.

Dampak Ekonomi: Pusat Pertumbuhan Baru di Regional Luwu

Gubernur optimistis, dengan adanya jalan yang representatif, kawasan ini mampu melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. “Kami ingin menghadirkan akses yang semakin baik di kawasan yang strategis ini agar dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” tambahnya.

Imbauan ke Warga: Dukung dan Awal Pembangunan

Andi Sudirman mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan pembangunan hingga selesai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi terganggunya akses selama proses pekerjaan berlangsung.

“Mohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar. Mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan dan terima kasih atas kerja sama seluruh warga. Insya Allah manfaatnya nanti akan dirasakan bersama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” tutupnya.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top