MAKASSAR — Pasien dari keluarga tidak mampu yang dirujuk berobat ke Makassar kini tak perlu lagi pusing memikirkan biaya menginap. YBM PLN UID Sulselrabar meresmikan Griya Singgah Pasien (GSP) yang bisa ditempati secara gratis, lengkap dengan konsumsi dan layanan ambulans.
Griya Singgah Pasien Makassar tidak hanya menyediakan kamar tidur. Pengelola juga menjamin pasien dan pendamping mendapat konsumsi gratis dan akses ambulans tanpa biaya. Kamar yang disiapkan berjumlah 12 unit dengan 16 tempat tidur, semuanya bersih dan nyaman untuk beristirahat.
Lokasi fasilitas ini berada di Jl. Urip Sumoharjo Lr. 2 No. 15, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakukkang, Makassar. Peresmian dilakukan bersamaan dengan kegiatan khitanan massal bagi anak-anak kurang mampu serta santunan untuk anak yatim dhuafa, marbot, dan guru mengaji.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan bahwa GSP hadir untuk memastikan masyarakat yang berjuang untuk kesembuhan tidak lagi terbebani biaya tempat tinggal. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang sedang berjuang untuk kesembuhan tidak lagi terbebani oleh biaya tempat tinggal selama menjalani pengobatan,” ujar Edyansyah dalam sambutannya.
Menurutnya, fasilitas ini diperuntukkan bagi pasien dari Kota Makassar maupun luar daerah yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mengakses layanan kesehatan. “Semoga fasilitas ini menjadi ladang keberkahan sekaligus memberikan kemudahan kepada penerima manfaat,” tambahnya.
Kepala Camat Panakukkang, Syahril, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada YBM PLN. Ia berharap GSP dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, khususnya oleh pasien dari luar Makassar yang sedang menjalani pengobatan. “Kami berharap kehadiran fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, khususnya oleh pasien dari luar Kota Makassar yang sedang menjalani pengobatan, sehingga dapat meringankan beban mereka selama berada di Makassar,” ujar Syahril.
Peresmian turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abd. Malik Faisal. Kehadiran para pejabat ini menandai komitmen bersama antara PLN, pemerintah kecamatan, dan dinas sosial dalam mendukung program kemanusiaan di Sulsel, Sultra, dan Sulbar.
Melalui YBM, PLN tidak hanya menyalurkan energi listrik. Griya Singgah Pasien Makassar menjadi bukti bahwa kepedulian yang dihimpun dari insan perusahaan dapat menghadirkan perubahan nyata. “Dukungan ini menjadi bukti bahwa kepedulian yang dihimpun dari insan PLN dapat menghadirkan perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” demikian pernyataan tertulis dari pihak YBM PLN UID Sulselrabar.
Fasilitas ini diharapkan berkelanjutan dan membawa dampak positif, terutama bagi keluarga dhuafa yang harus bolak-balik ke Makassar demi pengobatan.