SULAWESI SELATAN — Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan bahwa pabrikan Korea Selatan itu menyiapkan kejutan untuk pameran otomotif terbesar di Tanah Air tahun depan. Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/7), ia menyebut satu model paling spesial adalah kendaraan listrik tujuh kursi buatan dalam negeri.
"Paling spesial 7 seater EV serta produksi di Indonesia," kata Fransiscus.
Selain EV tujuh penumpang, Hyundai juga akan memamerkan tiga mobil lainnya. Fransiscus merinci lini tersebut terdiri dari SUV hybrid, SUV listrik, serta sebuah MPV yang tersedia dalam pilihan mesin hybrid dan listrik murni.
"Ada SUV hybrid dan SUV listrik, terus MPV hybrid dan EV, itu sudah tiga," jelasnya.
Sayangnya, ia belum membuka identitas keempat model tersebut. Seluruh line-up anyar masih diselimuti kain hitam dalam gambar teaser yang diperlihatkan. Statusnya pun belum jelas, apakah akan langsung dipasarkan atau sekadar perkenalan awal.
Satu nama yang sudah terungkap adalah Ioniq 3. Crossover bergaya futuristik ini tengah dipertimbangkan Hyundai untuk masuk ke Indonesia. Fransiscus mengatakan pihaknya masih mengamati animo masyarakat terhadap model tersebut.
"Ya kami lagi ngeliat animo masyarakat. Kalau bagus kita akan pertimbangkan masuk Indonesia. Tapi kendaraan ini dapat respon positif, kami berharap kendaraan ini bisa beredar," ujarnya.
Ioniq 3 mengusung bahasa desain khas keluarga Ioniq, namun dengan dimensi yang lebih ringkas. Panjangnya 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan jarak sumbu roda 2.680 mm. Mobil ini dibangun di atas platform E-GMP Hyundai Motor Group dengan arsitektur kelistrikan 400 volt.
Di pasar Eropa, Ioniq 3 ditawarkan dalam dua varian baterai. Varian Standard Range menggendong baterai 42,2 kWh dengan jarak tempuh WLTP hingga 344 kilometer, sementara Long Range berbekal 61 kWh yang mampu menempuh 496 kilometer.
Fitur pengisian daya cepat DC dari 10 ke 80 persen diklaim hanya butuh 29 menit. Untuk pengisian AC, mobil ini mendukung daya hingga 22 kW. Motor listriknya menggerakkan roda depan dengan tenaga 107,8 kW dan torsi 250 Nm, serta kecepatan maksimal 170 km per jam.
Fransiscus menegaskan Hyundai siap memberikan kejutan selama GIIAS 2026 berlangsung. "Jadi tunggu saja, bakal ada kejutan selama di GIIAS," pungkasnya.