MAKASSAR — Pesawat Garuda Indonesia GIA 1442 yang mengangkut kelompok terbang (kloter) 42 jamaah haji Sulawesi Selatan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 06.22 Wita, Rabu. Kloter kedua terakhir ini membawa 389 orang yang terdiri dari jamaah dan petugas.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar, Asa Afif Bahri, secara resmi menerima dan menyerahkan para jamaah kepada pemerintah daerah masing-masing. Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin, hadir mewakili pemda setempat untuk menjemput warganya.
Mayoritas jamaah kloter 42 berasal dari Kabupaten Bantaeng, yakni 321 orang. Sisanya tersebar dari Kabupaten Luwu (41 orang), Bone (11), Kota Makassar (6), Takalar (4), dan enam petugas kloter.
Saat pemberangkatan dari Embarkasi Makassar, kloter ini berjumlah 390 orang. Namun, seorang jamaah asal Bantaeng, Johrang Baso (58), wafat di Tanah Suci pada 16 Juni 2026. "Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan memperoleh haji yang mabrur," ucap Sahabuddin dalam sambutannya, mengajak seluruh hadirin membaca Surah Al-Fatihah.
Asa Afif Bahri menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara haji, tenaga kesehatan, dan para pendamping yang telah bersinergi sejak keberangkatan hingga kepulangan. "Alhamdulillah bapak dan ibu telah menyempurnakan rukun Islam kelima. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan predikat haji mabrur senantiasa terjaga sepanjang hayat," ujarnya.
Ia juga berharap para jamaah mampu menjaga nilai-nilai ibadah yang diperoleh di Tanah Suci dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
Dengan kedatangan kloter 42, total jamaah dan petugas yang telah kembali melalui Debarkasi Hasanuddin Makassar mencapai 16.441 orang. Kini, tersisa 246 orang dalam satu kloter terakhir yang akan menutup rangkaian operasional pemulangan jamaah haji tahun ini.
Wakil Bupati Bantaeng Sahabuddin mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji pada 2026 yang dinilainya semakin baik. Ia mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga predikat haji mabrur sepanjang hayat.