Ribuan Warga Makassar Senam dan Jalan Santai Bareng Kapolda Sulsel di Hari Bhayangkara ke-80

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 03:54:31 WIB
Ribuan warga Makassar mengikuti senam bersama Kapolda Sulsel di Hari Bhayangkara ke-80.

MAKASSAR — Ribuan warga dan personel kepolisian memadati kawasan Tugu Mandiri sejak pagi. Mereka mengikuti senam bersama, jalan santai, hingga berburu doorprize yang disiapkan panitia. Suasana berlangsung cair dan penuh keakraban.

Sinergi Polri dan Masyarakat di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Kegiatan ini bukan sekadar olahraga pagi. Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro yang hadir didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Upi Djuhandhani, serta Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, menyebut acara ini sebagai momentum memperkuat soliditas dan kolaborasi.

“Melalui kegiatan ini, kita harapkan terbangun kebersamaan yang semakin kuat serta semangat kolektif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sulawesi Selatan,” ujar Kapolda di hadapan peserta.

Bukan Sekadar Seremonial: Ada Bakti Sosial dan Kesehatan

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, menurut Kapolda, tidak berhenti di acara seremonial. Polda Sulsel telah menyiapkan rangkaian program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari bakti kesehatan, bakti sosial, kegiatan keagamaan, hingga aksi kemanusiaan.

Para pejabat utama Polda Sulsel dan unsur Forkopimda Sulawesi Selatan turut hadir, menunjukkan sinergi lintas sektor. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara polisi dan warga yang biasanya hanya berinteraksi di jalan raya atau pos polisi.

Polda Sulsel Tegaskan Komitmen Jadi Pelayan Masyarakat

Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Polda Sulsel ingin menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta mewujudkan Polri yang Presisi—profesional, modern, dan semakin dicintai masyarakat.

Jalan Riburane yang biasanya padat kendaraan, Minggu pagi itu berubah menjadi arena kebersamaan. Anak-anak, orang tua, dan remaja berbaur dengan personel berseragam dinas. Doorprize yang dibagikan panitia menjadi penutup acara yang dinanti-nantikan.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: halilintarnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top