Panduan Belanja Elektronik di Walmart: 5 Produk Layak Dibeli, 4 Lainnya Sebaiknya Dilewati

Penulis: Chandra Kusuma  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48:31 WIB
TV TCL dan Hisense di Walmart menawarkan kualitas 4K dengan harga kompetitif.

Bagi siapa pun yang pernah berbelanja di Walmart, pemandangan lorong elektronik yang penuh sesak pasti sudah tidak asing. Dari TV murah hingga laptop dengan merek kurang dikenal, pilihannya memang melimpah. Tapi kelimpahan ini justru sering menjebak konsumen. Tidak semua barang di Walmart adalah tawaran bagus—beberapa di antaranya hanyalah produk dengan harga murah yang mengorbankan kualitas.

Lima Produk yang Layak Masuk Keranjang

Pertama, TV merek TCL atau Hisense. Walmart sering menjual TV dari kedua merek ini dengan harga yang sangat kompetitif, terutama untuk ukuran 55 inci ke atas. Kualitas panelnya—baik QLED maupun 4K—seringkali setara dengan merek premium dengan harga setengahnya.

Kedua, laptop dari seri HP atau Lenovo di kisaran harga menengah. Walmart punya beberapa model eksklusif yang tidak dijual di toko lain, dan seringkali spesifikasinya lebih baik untuk harga yang sama. Cocok untuk pekerja kantoran atau mahasiswa yang butuh mesin andal tanpa merogoh kocek terlalu dalam.

Ketiga, tablet Amazon Fire. Untuk konsumen yang hanya butuh perangkat untuk streaming, membaca, atau browsing ringan, tablet ini adalah pilihan paling ekonomis. Walmart biasanya menjualnya dengan bundel aksesoris yang membuatnya semakin menarik.

Keempat, perangkat smart home seperti smart plug atau kamera keamanan Ring. Walmart adalah salah satu distributor terbesar untuk lini produk Ring, dan seringkali harga di toko fisik lebih murah daripada di situs resmi Amazon.

Kelima, aksesoris gaming seperti headset atau controller merek populer. Baik itu merek Razer, Logitech, atau Xbox, Walmart punya stok yang cukup lengkap dan sering mengadakan diskon kilat yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Empat Produk yang Sebaiknya Dilewati

Pertama, laptop dengan merek "Great Value" atau sejenisnya. Walmart menjual laptop dengan merek toko sendiri yang memang murah, tapi spesifikasinya sangat rendah. Prosesor Celeron dengan RAM 4GB sudah tidak lagi relevan untuk kebutuhan komputasi modern, bahkan untuk sekadar membuka beberapa tab browser.

Kedua, kabel HDMI atau charger dengan harga sangat murah. Produk kabel generik yang dijual di lorong elektronik Walmart seringkali tidak lolos sertifikasi standar. Risikonya: koneksi putus-putus, umur pendek, atau dalam kasus charger, potensi merusak baterai perangkat Anda.

Ketiga, headphone nirkabel tanpa merek terkenal. Di rak yang sama dengan JBL atau Sony, Anda akan menemukan headphone dengan harga $15. Suaranya tipis, build quality-nya buruk, dan daya tahan baterainya seringkali mengecewakan dalam waktu tiga bulan pemakaian.

Keempat, printer inkjet murah. Walmart menjual printer dengan harga sangat rendah, tapi margin keuntungannya ada di tinta. Anda bisa menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli kartrid dalam setahun dibandingkan harga printer itu sendiri. Untuk pengguna rumahan, printer laser monokrom seringkali lebih hemat dalam jangka panjang.

Strategi Berbelanja Elektronik di Walmart

Kuncinya adalah jangan tergiur oleh harga rendah semata. Walmart memang punya kekuatan untuk menekan harga, tapi tidak semua produk yang murah adalah produk yang baik. Sebelum membeli, luangkan waktu untuk membaca ulasan online—terutama di forum atau kanal YouTube yang fokus pada review teknis. Jika produk tersebut hanya dijual di Walmart dan tidak memiliki ulasan yang memadai, ada baiknya Anda berpikir dua kali.

Untuk konsumen Indonesia yang mungkin berencana membeli elektronik saat berkunjung ke AS atau menggunakan jasa titip, tips ini tetap relevan. Walmart bukanlah tempat yang salah untuk berburu elektronik, asalkan Anda tahu produk mana yang benar-benar layak diincar.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top