BMKG Prediksi Seluruh Wilayah Bogor Raya Diguyur Hujan Ringan Sepanjang Rabu, Suhu Capai 30 Derajat

Penulis: Aditya Nugraha  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 08:41:01 WIB
BMKG prediksi hujan ringan merata di seluruh wilayah Bogor Raya pada Rabu.

SULAWESI SELATAN — Berdasarkan data yang dirilis BMKG, seluruh wilayah Bogor Raya—mulai dari Bogor Selatan hingga Tanah Sereal—akan mengalami kondisi cuaca yang seragam. Hujan ringan diperkirakan turun secara merata, dengan suhu terendah tercatat di Bogor Selatan yang mencapai 21 derajat Celcius, sementara suhu tertinggi menyentuh 30 derajat Celcius di Bogor Barat, Bogor Utara, dan Tanah Sereal.

Rincian Suhu per Kecamatan: Bogor Selatan Paling Sejuk

BMKG merilis data spesifik untuk masing-masing kecamatan. Bogor Selatan menjadi wilayah dengan suhu terendah, yakni 21-28 derajat Celcius, sementara Bogor Tengah berada di kisaran 22-29 derajat Celcius. Untuk kawasan Bogor Timur dan Bogor Utara, suhu diprediksi antara 22 hingga 28-30 derajat Celcius. Sementara itu, Bogor Barat dan Tanah Sereal mencatat suhu paling hangat, yaitu 23-30 derajat Celcius.

Durasi dan Dampak: Tidak Ada Peringatan Dini Ekstrem

Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Bogor Raya. Hujan ringan yang diprediksi bersifat merata ini diperkirakan tidak akan mengganggu aktivitas warga secara signifikan. Meski demikian, pengendara yang melintas di kawasan Tanah Sereal dan Bogor Barat—yang memiliki suhu lebih tinggi—disarankan tetap waspada terhadap potensi genangan air di titik-titik tertentu.

Prakirawan cuaca dari BMKG menekankan bahwa data ini merupakan prakiraan harian yang dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG jika hendak bepergian atau melakukan aktivitas di luar ruangan.

Data ini dirilis oleh pewarta Antara di Bogor pada Rabu pagi. Tidak ada perubahan signifikan yang diprediksi terjadi pada pola cuaca di hari-hari berikutnya, namun BMKG akan terus memperbarui informasi jika terdapat dinamika atmosfer yang memerlukan kewaspadaan tambahan.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: megapolitan.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top