Cuaca Makassar 23 Juni 2026 Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang di Sulsel Bagian Selatan

Penulis: Aditya Nugraha  •  Senin, 22 Juni 2026 | 00:20:32 WIB
Langit Makassar cerah berawan sepanjang hari pada 23 Juni 2026.

MAKASSAR — Langit Kota Makassar pada Selasa (23/6/2026) diprediksi cerah berawan mulai pagi hingga sore. Berdasarkan data BMKG Wilayah IV Makassar, kondisi ini memungkinkan warga beraktivitas di luar ruangan tanpa khawatir hujan turun tiba-tiba pada jam kerja.

Wilayah yang Berpotensi Hujan Ringan Siang Hari

Meski Makassar cerah, sejumlah daerah di Sulsel justru diperkirakan mengalami hujan ringan pada siang dan sore hari. Wilayah yang perlu bersiap payung meliputi Enrekang, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Memasuki malam hari, hujan ringan bergeser ke wilayah Bone, Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara. Sementara itu, Makassar dan sebagian besar daerah lainnya diprediksi berawan tanpa hujan. Pada dini hari, Bone, Luwu, Palopo, dan Wajo juga berpotensi diguyur hujan ringan.

Suhu 19-33 Derajat Celsius dengan Kelembapan Tinggi

BMKG mencatat suhu udara di Sulsel pada hari ini berada di rentang 19 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara cukup tinggi, berkisar antara 65 hingga 97 persen. Angin bertiup dari arah utara ke timur dengan kecepatan 8 hingga 40 kilometer per jam.

Kelembapan yang tinggi ini dapat membuat udara terasa lebih panas dan gerah, terutama di wilayah pesisir seperti Makassar. Warga disarankan tetap terhidrasi dan menghindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama pada siang hari.

Peringatan Dini: Waspada Angin Kencang di Sulsel Bagian Selatan

Peringatan dini dikeluarkan BMKG terkait potensi angin kencang yang perlu diwaspadai di wilayah Sulawesi Selatan bagian selatan. Angin dengan kecepatan mencapai 40 km/jam berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran dan penerbangan, serta dapat merobohkan pohon atau baliho yang tidak kokoh.

Nelayan dan pengguna transportasi laut di perairan sekitar Makassar dan pesisir selatan Sulsel diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan juga diminta mengamankan barang-barang di luar rumah yang mudah terbawa angin.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top