MAKASSAR — Sebanyak 35 delegasi dari 28 negara tercatat menghadiri kegiatan internasional Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Makassar. Mereka mulai berdatangan sejak Senin, menurut keterangan resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut posisi strategis kota ini sebagai gerbang Indonesia Timur menjadi alasan utama pemilihan lokasi. "Hari ini tamu mulai berdatangan. Kota kita ini memiliki posisi strategis sebagai gerbang Indonesia Timur," kata Munafri di Makassar, Senin.
Para delegasi yang hadir berasal dari kalangan diplomatik, seperti duta besar dan konsulat. Agenda IGS 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan antarnegara, tetapi juga ruang diplomasi yang mempererat hubungan internasional melalui pendekatan budaya dan kuliner.
Selama berada di Makassar, para delegasi akan mengikuti sejumlah agenda yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung. Rangkaian kegiatan mencakup kunjungan ke destinasi wisata, pengenalan produk UMKM unggulan, hingga jamuan kuliner khas Sulawesi Selatan.
Selain itu, forum-forum diskusi akan digelar untuk membuka peluang kolaborasi dan kerja sama internasional. "Melalui IGS 2026 kami ingin menunjukkan bahwa Makassar tidak hanya kaya budaya dan kuliner, tetapi memiliki peluang investasi, pariwisata, serta SDM yang mampu bersaing di tingkat global," ujar Munafri.
Pemkot Makassar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. IGS 2026 diharapkan menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antarbangsa sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk menembus pasar global.
Kehadiran para delegasi dinilai menjadi momentum strategis bagi Makassar untuk memperkenalkan wajah kota yang terus berkembang. Kota ini ingin dipandang sebagai pusat perdagangan, investasi, pariwisata, dan kebudayaan di kawasan Indonesia Timur.
"Semangat kolaborasi, keberagaman budaya, dan keramahan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkenalkan Makassar kepada dunia," ungkap Munafri.
Dengan berkumpulnya delegasi dari puluhan negara, Makassar kembali menegaskan perannya sebagai kota yang semakin diperhitungkan dalam percaturan global. IGS 2026 bukan hanya tentang diplomasi antarnegara, tetapi juga tentang bagaimana Makassar memperkenalkan identitas, potensi, dan masa depannya kepada dunia internasional.