GORONTALO — Tim Sulawesi Selatan memastikan diri lolos ke partai puncak Asah Terampil PENAS XVII, sebuah ajang kompetisi yang menguji kemampuan teknis petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Keberhasilan ini diraih setelah melalui babak penyisihan yang ketat di arena utama Pekan Nasional Petani Nelayan XVII yang berlangsung di Gorontalo.
Asah Terampil merupakan agenda inti dalam setiap gelaran PENAS yang dirancang untuk mengukur kompetensi praktis para petani dan nelayan. Berbeda dengan seminar atau pameran, ajang ini mensimulasikan kondisi kerja nyata di sawah, tambak, dan laut. Peserta dinilai berdasarkan kecepatan, ketepatan, serta efisiensi dalam menyelesaikan tugas-tugas produksi pertanian dan perikanan.
Bagi kontestan dari Sulsel, capaian ini menjadi bukti bahwa metode budidaya dan keterampilan teknis yang diterapkan di daerah mereka mampu bersaing di tingkat nasional. Keberhasilan ini juga menjadi tolok ukur keberhasilan program pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Dinas Kelautan setempat.
Setiap provinsi yang berpartisipasi mengirimkan tim yang telah melalui seleksi internal di daerah masing-masing. Di Gorontalo, seluruh tim bertanding dalam beberapa kategori, mulai dari olah tanah, pemupukan berimbang, hingga penanganan pasca-panen hasil laut. Tim Sulsel menunjukkan konsistensi sejak babak awal dan berhasil mengungguli kontingen dari provinsi lain di babak semifinal.
Kepastian melaju ke final disambut antusias oleh pendukung yang hadir di lokasi. Suasana kompetisi berlangsung sportif, dengan setiap tim saling menunjukkan keunggulan teknik masing-masing.
PENAS XVII yang mengusung tema kemandirian pangan ini tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga forum transfer teknologi dan inovasi antardaerah. Melalui Asah Terampil, praktik-praktik terbaik dari setiap provinsi bisa direplikasi di daerah lain. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong produktivitas sektor pertanian dan kelautan secara merata.
Bagi para peserta, pengalaman bertanding di level nasional menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas hasil produksi ketika kembali ke daerah masing-masing. Sementara itu, tuan rumah Gorontalo berharap ajang ini mampu mengangkat potensi lokal dan memperkuat jaringan pemasaran hasil bumi antarprovinsi.
Babak final Asah Terampil dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian penutupan PENAS XVII dalam beberapa hari ke depan. Seluruh kontingen yang lolos akan kembali bertanding untuk memperebutkan gelar juara umum. Publik dapat menyaksikan jalannya kompetisi di arena utama Pekan Nasional Petani Nelayan di Gorontalo.