GOWA — Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sulsel, Sahid, mengatakan program ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Posko tersebut dihadirkan di area CFD Gowa yang ramai dikunjungi warga pada akhir pekan.
Posko konsultasi hukum gratis ini memberikan layanan informasi dan konsultasi langsung kepada warga yang memiliki persoalan hukum. Mulai dari masalah perdata, pidana, hingga administrasi pemerintahan bisa ditanyakan langsung kepada petugas yang berjaga.
“Kami ingin masyarakat tidak takut untuk bertanya soal hukum. Posko ini kami buka agar warga bisa mendapatkan pemahaman yang benar,” ujar Sahid.
Pemilihan lokasi di Car Free Day Gowa dinilai strategis karena banyak dikunjungi warga dari berbagai kalangan. Momentum akhir pekan dimanfaatkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang mungkin tidak memiliki waktu ke kantor Kemenkumham pada hari kerja.
Layanan ini juga menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenkumham Sulsel untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Warga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi khusus atau mengurus surat-surat rumit untuk bisa berkonsultasi.
Seluruh warga Kabupaten Gowa dan sekitarnya dapat mengakses posko konsultasi hukum gratis ini tanpa syarat tertentu. Tidak ada batasan usia atau jenis permasalahan hukum yang bisa ditanyakan.
Petugas dari Divisi Pelayanan Hukum dan HAM siap memberikan penjelasan secara langsung dan ramah. Jika dibutuhkan, warga juga akan diarahkan ke layanan bantuan hukum lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan kasusnya.
Warga cukup datang langsung ke lokasi posko yang berada di area CFD Gowa. Setelah itu, petugas akan mencatat permasalahan yang dihadapi dan memberikan konsultasi secara tatap muka.
Proses konsultasi berlangsung singkat namun informatif. Petugas juga akan memberikan nomor kontak yang bisa dihubungi jika warga membutuhkan pendampingan lebih lanjut di kemudian hari.
Hingga saat ini, posko konsultasi hukum gratis di CFD Gowa masih bersifat insidental. Namun, Kanwil Kemenkumham Sulsel berencana untuk menjadwalkan kegiatan serupa secara rutin jika respons masyarakat positif.
“Kami akan evaluasi dulu. Kalau peminatnya banyak, bukan tidak mungkin kegiatan ini jadi program tetap setiap akhir pekan,” tambah Sahid.