Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Dokumen Kontrak ke Polisi atas Kasus Hanania Travel

Penulis: Chandra Kusuma  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:14:01 WIB
Cut Meyriska dan Roger Danuarta menyerahkan dokumen kontrak terkait kasus Hanania Travel ke penyidik Polda Metro Jaya.

SULAWESI SELATAN — Pemeriksaan berlangsung sekitar tiga jam di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Cut Meyriska mengaku menerima 30 pertanyaan dari penyidik terkait hubungannya dengan biro perjalanan umrah tersebut.

"Tadi ada 30 pertanyaan dan semuanya berjalan lancar, tidak ada apa-apa. Kita sudah memberitahukan apa yang kita tahu dan menyerahkan semua persiapan (dokumen), seperti surat-surat kontrak," kata Cut Meyriska, Sabtu (13/6/2026).

Skema Barter Konten dan Tiket Berbayar

Kerja sama dengan Hanania Travel terjadi pada 2024 untuk perjalanan umrah keluarga. Cut Meyriska menjelaskan, sebagian perjanjian bersifat barter konten promosi—foto dan video—tanpa uang saku dari pihak travel.

"Sistemnya barter foto dan video, pure konten. Tapi kami juga ada yang berbayar karena perginya sekeluarga, seperti untuk anak aku. Tadi sudah ditunjukkan semua bukti transfer kekurangan bayar dan kontraknya ke penyidik," ujar aktris 33 tahun itu.

Roger Danuarta: Kami Sudah Cek Legalitas Sebelum Berangkat

Roger Danuarta mengaku tidak memiliki hubungan pribadi dengan pemilik Hanania Travel. Informasi tentang agen perjalanan itu diperoleh dari rekomendasi rekan.

Sebelum menggunakan jasa travel tersebut, Roger melakukan pengecekan legalitas perusahaan. Ia menyebut Hanania Travel memiliki akreditasi B dan pernah meraih rekor MURI. Pengalaman jemaah sebelumnya juga dinilai positif.

"Kami sudah cek, travel ini sudah akreditasi B dan mendapatkan rekor MURI. Kami juga tanya jamaah yang berangkat sebelumnya, mereka semua senang. Pada akhirnya seperti ini, kami tidak tahu apa-apa. Makanya kami bantu sebisa mungkin memberikan keterangan ke polisi," tegas Roger.

Simpati untuk Korban dan Harapan Keadilan

Pasangan ini menyampaikan rasa prihatin kepada jemaah yang menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah. Mereka berharap proses hukum memberikan kejelasan bagi semua pihak.

"Kami memakai kesempatan ini untuk mengucapkan bahwa kami bersimpati sama yang dialami oleh para jemaah. Kasihan sama jemaah yang belum berangkat. Semoga semuanya bisa mendapatkan keadilan dan jalan yang terbaik," tutup Roger Danuarta.

Kasus Hanania Travel masih dalam penyidikan Polda Metro Jaya. Sejumlah publik figur dan influencer yang pernah bekerja sama dengan travel tersebut turut dimintai keterangan untuk melengkapi berkas perkara.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top